Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya
“I-iya, Abah. Eh, maksud saya… iya, perkenalkan saya Naura, temannya Didi, eh, Dokter Dipta. Ehm, bukan, maksudnya… dokter koas di rumah sakit. Bukan temennya doang. Eh… ya Allah, saya ngomong apa sih…”
Ummi Aruni terkekeh lembut, menepuk punggung tangan Naura. “Santai saja, Nak. Ummi senang sekali akhirnya bisa bertemu denganmu. Dari dulu nama kamu sering disebut Dipta.”
Naura terbelalak, menoleh cepat ke arah Dipta. “Didi!” suaranya lirih tapi penuh protes.
Dipta hanya menyesap air mineral dengan wajah paling datar sedunia, seolah itu bukan masalah.
Sikat na Kabanata