Menjadi Janda di Malam Pertama
Ahmad.
"Wah, nggak enak aku, Bib ... kan Habib udah ada haremnya, sama-sama lagi hamil pula waktu itu kan? mau direcokin ya nggak enak, takutnya sudah sama-sama riweh, apalagi kan tengah malam, takutnya ganggu ibadah yang lagi khusy'-khusyu'-nya," sahut Ibrahim mengundang tawa teman-temannya. Sementara Arumi–istrinya, yang sedang duduk bersama Michi–istri dr. Tama hanya bisa menggeleng mendengar celoteh suaminya. Wajahnya memerah menahan malu mendengar obrolan laki-laki dewasa itu.