HATI ADINDA
Adinda menjadi panik dan khawatir, kenapa Kairo mimisan lagi apa karena ia tampar siang tadi tapi itu sudah terlambat kenapa baru mimisannya malam hari, sesampainya di kamar Orlin Adinda segera mengetuk dan dibukakan pintu, semuanya tampak panik disana dan membahas mimisan Kairo.
Padahal setahu Adinda, Kairo biasa seperti itu dia memang paling sensitive dengan hidunganya, tidak bisa terkena debu yang terlalu, alergi cuaca dingin dan juga cepat sekali mimisan saat dipukul, tidak ada hal yang bahaya lainnya.
“Kamu benar tidak lihat Kairo?” Tatap Orlin penuh keseriusan.
Adinda menggelengkan kepalanya, “Saya tidak tahu bukankah sama mba Orlin?”
Hot Chapters