Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARTUR

ARTUR

Pulau yang lumayan besar dengan hutan-hutan nya yang sangat luas menjadi tantangan tersendiri bagi tentara yang ingin melawan pemberontakan tak terkecuali denganku, Aku Artur salah satu tentara yang ikut dalam misi ini. Menjadi tentara berpangkat rendah memang tidak mudah aku sering di kirim ke berbagai daerah pelosok,hutan ataupun perbatasan aku sering hidup di hutan namun kali ini bukan hutan biasa di sini banyak sekali tempat yang sama sekali belum terjamah manusia hewan-hewan aneh yang mungkin banyak dari mereka belum di teliti. Aku dan (100) prajurit lain dikirim ke hutan bagian selatan untuk mengatasi pemberontakan disana.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as arti habit
Read
+Library
ARI SIHOMBING

ARI SIHOMBING

Part 37 Keesokkan harinya Abang nya Ari libur dan saat tibanya pula Abang akan mengajak Ari skan pergi main kes sebuah taman atau ke tempat wisata yang ada di sekitaran Metro Politan Jakarta. "Ari Bangun.. mau ikut nggak kita cari pemandangan serta tempat yang akan merepres otak kita." Ucap Abang yang membangunkan Ari yang masih terbating di kasur sedangkan Abangnya sudah mandi dan rapih memakai kemeja serta jaketnya.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as arti habit
Read
+Library
Arthur&Bianca

Arthur&Bianca

Bianca sering menertawakan Arthur, yang wajahnya langsung memerah ketika makan makanan pedas. "Sayang, jangan di makan. Itu semua cabai. Nanti terjadi sesuatu pada anak kita," ujar Arthur dengan tatapan dingin melihat istrinya melahap masakan khas bali. "Ini sambal khas dari bali. Ikan bakarnya juga sangat enak. Aku sepertinya menyukai tinggal di sini," balas Bianca dengan antusias, "Jangan bicara yang tidak-tidak Bianca," jawab Arthur malas. "Aku tidak mungkin bisa tinggal di kota yang panas ini."
1022.0K viewsCompletedAdded to Library 726 Times as arti habit
Read
+Library
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

Semoga saja pria brengsek tidak tahu diri itu tetap koma selamanya, pilihan lain menjadi titik pasti lebih baik. Aisyah juga mengatakan bahwa dia juga akan pulang ke Jakarta siang ini, karena pekerjaan kakaknya sudah selesai di sini. Itu berarti kami memiliki tujuan yang sama dan dengan bus yang sama. Rasanya sangat senang mendengar bagian ini. Akhirnya aku mempunyai teman perjalanan. ''Kak Haziq kenapa belum kembali ya, Kak. Lama sekali.'' Hoh, akhirnya dia sadar juga jika kakaknya yang sedari tadi menjadi bahan pembicaraan sudah cukup lama menghilang.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as arti habit
Read
+Library
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Si kakek tua itu langsung melirik ke arah suara decitan pintu yang dibuka oleh cucunya, Ocin. "Ocin, kamu dah pulang, Nak. Tumben sekali agak terlambat," ucap kakek Ocin yang bernama Darto itu. Ocin seketika menyalami tangan kakek Darto. Matanya yang sudah agak kurang jelas dalam melihat, kulitnya yang sudah keriput, dan juga pendengarannya yang sudah mulai memburuk adalah pertanda kakek Darto sudah termakan usia. Salah satu alasan utama yang mungkin masih Ocin pertahankan hingga sekarang meski dirinya selalu dibully oleh si trio kopet dan tidak memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri yakni adalah keberadaan kakek Darto, satu-satunya manusia yang benar-benar menerima Ocin apa adanya. Wajar
102.4K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as arti habit
Read
+Library
Godaan Maut CEO Cantik

Godaan Maut CEO Cantik

Malam itu, Pulau Palm Jumeirah seolah dipindahkan ke dimensi lain yang murni terbuat dari emas dan dosa. Cahaya laser emas membelah langit Dubai, membentuk hologram raksasa simbol Arthesia Coin ($ART) yang berputar megah di atas Hotel Atlantis The Royal. Bukan sekadar pesta korporat — ini adalah proklamasi kekuasaan yang sanggup membungkam dunia.
9.79.4K viewsCompletedAdded to Library 376 Times as arti habit
Read
+Library
Ditikam CInta 2

Ditikam CInta 2

Tanya Chika Hito mengubah duduknya dan ia menatap kearah Chika, “Kau Tahu E Malik Art Studio adalah Studio ternama di Indonesia dan Di Dunia, aku ingin Kau juga membuat Galery Seni seperti itu dimana Aarav berada di Dalamnya.” ujar Hito Chika terdiam mendengar usulan Hito, “Tuan Hito, membuat Galery Lukis tidaklah mudah, dan kau tahu Perusahaanku tidak ada fashion kesana.” Ujar Chika
104.1K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as arti habit
Read
+Library
Terpaksa Jadi Karakter Utama

Terpaksa Jadi Karakter Utama

[[ Profil ]] [[ Toko ]] [[ Misi ]] [[ Penyimpanan ]] [[ PROFIL ]] [[ Nama: Artin ]] [[ Level: 1 ]] [[ Usia: 22 Tahun ]] [[ Jenis Kelamin: Laki-laki ]] [[ Ras: Manusia ]] [[ Kemampuan Asli: Pemusnahan Massal (Palu Keadilan) ]] [[ STATUS ]] [[ Kekuatan: 1 (+5) ]] [[ Ketahanan: 1 ]] [[ Kelincahan: 1 ]] [[ Stamina: 1 ]] [[ Kecerdasan: 3 ]] [[ Poin Status Tersedia: 4 ]] [[ ATRIBUT ]] [[ HP: 100/100 ]] [[ MP: 30/30 ]] [[ Energi: 10/10 ]] [[ Tekad: 50/50 ]] [[ Serangan: 300 (+200) ]]
9.823.3K viewsOngoingAdded to Library 606 Times as arti habit
Show Reviews (44)
Read
+Library
Affad DaffaMage
Suka dengan ide ceritanya yang integrasi antara dunia nyata dan game. Ada kesan post-apocalyptic juga yang membuat tegang terasa. Pribadi merasa di awal agak sulit mengikuti karena bingung peristiwa apa yang sedang terjadi, tetapi begitu kekuatan didapatkan semua menjadi lebih mudah diikuti.
Rytíř
Semanga, Thor. Selesaikan ceritanya. Izin promo ya, Thor. mohon sudi berkunjung ke cerita "Keris Bunga Bangkai", cerita para pendekar di tengah serbuan tentara iblis dan juga peperangan kerajaan-kerajaan di Jawadwipa.
Read All Reviews
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

Tiba-tiba salah seorang rekan kerja menanyakan tentang kondisi Belda. "Semakin membaik, Tapi jujur saja...." Perta sepertinya terlihat ragu. "Ada apa?" Tanya rekan kerjanya sambil duduk di depan Perta. "Aku sedang butuh seorang art, Karena istriku membutuhkan seseorang yang menemaninya, saat aku tinggal kerja," jawab Perta. "Kebetulan sekali, Aku mempunyai Tetangga yang anak gadisnya berusia 20 tahun, dia itu anak yatim, kalau kamu mau, nanti aku bicara sama tetanggaku itu," ucap Yaris.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as arti habit
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

Wajahnya begitu sejuk dan bersahaja. "Halo, Mba, perkenalkan aku Hanna." Ini sudah yang kesekian kali Hanna memperkenalkan diri, tapi Arimbi masih belum merespons. Pandangan Arimbi masih tertuju pada langit mendung. Objek langit memang menjadi pemandangan kesukaannya saat duduk di taman. Entah apa yang Arimbi pikirkan? Tatapan wanita itu seolah-olah berpikir, tengah menerka sesuatu. Namun, tidak ada yang tahu.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as arti habit
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status