Kupinang Mantan Istriku
Ammar menyesapnya sekali lagi, dan hal itu membuainya hingga ia larut ke alam mimpi.
"Ma'af, Kak Ammar ... Dia ndak mau pulang ke rumah Abah. Dia mau tinggal di sini saja, Dia sudah punya calon sebagai ganti Kak Ammar untuk menjadi suami, Dia." Ayudia berjalan mundur, menjauh dan semakin jauh hingga tak terlihat lagi.
"Diaaa ...!" Ammar kaget dan bangun dari tidurnya.
"Astaghfirullah, ternyata cuma mimpi. Ngapain juga mimpiin gadis itu, haduh ... kepala ... kepala, sepertinya ada yang salah sama kepalaku." Gumamnya.
Chapitres populaires