Ada satu lagu yang selalu nangkep perasaan banyak orang: 'Surat Cinta untuk Starla'—dan ya, lagu itu ditulis serta dinyanyikan oleh Virgoun. Aku ingat pertama kali ketemu lagunya waktu lagi scrolling YouTube, dan langsung kebawa suasana karena liriknya yang sederhana tapi nancep di hati. Virgoun, yang dikenal sebagai vokalis dari band Last Child, merilis lagu ini sebagai proyek solonya dan sejak itu lagu ini meledak di kalangan penikmat musik pop Indonesia.
Dari sudut pandang penggemar yang suka ngulik cerita di balik lagu, yang bikin lagu ini spesial adalah bahwa Virgoun menulisnya sendiri—gaya penulisan liriknya yang personal terasa seperti curahan hati, bukan sekadar kata-kata puitis yang jauh dari keseharian. Lagu ini populer bukan cuma karena melodi manisnya, tapi juga karena cara Virgoun membawakan setiap baris lirik dengan penuh perasaan; itu membuat pendengar mudah terhubung. Selain itu, video dan versi akustiknya beredar luas, banyak cover dari musisi amatir sampai profesional yang justru menambah umur lagu ini di ranah publik.
Kalau dipikir-pikir, ada sesuatu yang tulus dari lagu ini: kesan surat cinta yang personal tapi bisa mewakili banyak orang. Aku sering nemuin teman-teman yang pakai lagu ini di momen spesial—lamaran, pernikahan, atau sekadar ngepost foto pasangan—karena memang sangat pas untuk menyampaikan perasaan. Untukku pribadi, mengetahui bahwa Virgoun sendiri yang menulis lagu ini bikin lagunya terasa lebih otentik; bukan produk pabrik musik yang mekanis, melainkan kreasi personal yang kebetulan menyentuh banyak hati. Lagu itu terus jadi favoritku untuk dinyanyiin waktu lagi mellow, dan setiap kali dengar aku masih bisa ngerasa teringat momen-momen manis yang beda-beda buat tiap orang.