Istri Pengganti CEO Arrogant
Matanya menatap lurus ke depan, jauh melewati dinding kamar, seakan-akan yang dilihatnya adalah bayangan dari impian yang pernah ia genggam erat.
“Aku... aku ingin menikah cukup hanya sekali,” ucapnya, suaranya mulai bergetar, seperti angin yang menggoyangkan daun kering di musim gugur. “Tidak ingin menikah berkali-kali karena akan membuat image kita jelek juga. Tapi...” Riana menggigit bibirnya, menahan emosi yang mulai memuncak. “Setelah aku menikah denganmu, impian itu aku hapus.”
Fandy mengerutkan dahinya, ekspresinya penuh pertanyaan yang tak terucap. “Kenapa dihapus?” tanyanya perlahan, hampir seperti bisikan, takut menyentuh luka yang mungkin terlalu dalam.
Hot Chapters