Ahli Waris
Sepahit kopi tanpa gula, hitam.
“Raden, bangun! Pesawat sudah sampai dan mendarat,” kata pramugari menepuk pundakku. Aku menarik napas, kemudian membuka kedua mata.
“Makasih,” jawabku singkat. Aku menoleh tidak melihat Rahman dan Minah. Kakiku melangkah keluar, menuruni tangga. Kuhirup udara pagi dengan segar. “Jogja, aku datang,” ucapku bersemangat.
Bab Populer