Wanita Penjual ASI
Salah-salah hipertensi yang menjadi langganan penyakit ibunya kumat.
"Kalau sekedar sifatnya yang selalu membantah dan tak mau diatur, Mama bisa terima. Tapi, dia yang tak mau mengurus anaknya sendiri sampai tak mau memberi ASI untuk Arumi yang butuh , dengan alasan Arumi membuat dia kecapekan, membuat dia enggak bebas, membuat bentuk tubuhnya jelek, itu yang mama enggak bisa terima! Pemikiran yang enggak waras. Pikirkan itu baik-baik, Hanan!" suara Bu Ratih terdengar serak menahan Emosi, lalu hening. Sepertinya ibu dan anak tersebut menyudahi pertengkaran mereka.