Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Lain Dalam Hatiku

Wanita Lain Dalam Hatiku

"Lupakan saja, Tuan." "Kami permisi dulu, Rum. Titip Cucu Mama ya," ujar Mama pula. Aku mengangguk dengan cepat. Seperginya mereka aku menidurkan Arti di dalam ranjang khusus yang dibawa Mama tadi. Arti bayi mungil yang sangat pintar. Dia tidak rewel, bahkan jarang sekali mendengar suaranya menangis. Semakin hari, wajahnya semakin bertambah tampan.
9.6107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai arti mommy
Baca
+Pustaka
Penyesalan Suami: Aku Tak Ingin Jadi Istri Bayanganmu, Mas!

Penyesalan Suami: Aku Tak Ingin Jadi Istri Bayanganmu, Mas!

Suaranya terdengar penuh emosi, matanya berkaca-kaca melihat kehangatan dari semua orang di sekitarnya. “Kamu ibu yang hebat, Nak,” ujar Rianti yang sejak tadi menggenggam tangan yara. “Anak-anak pasti beruntung punya orang tua seperti kalian.” “Hm!” Airell mengangguk. “Aku beruntung sekali! Aku sayang Mommy dan Daddy!” “Aku juga!” seru Arthur tak mau kalah. “Mommy, aku sama Airell mau ajarin adik nanti buat main sepak bola. Boleh, kan?” Arthur bertanya sambil tersenyum penuh harap.
1079.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai arti mommy
Baca
+Pustaka
Kembaran Suamiku

Kembaran Suamiku

Ucap Ara saat menyodorkan tangki ASI yang membengkak mencuat seperti mau keluar dari wadahnya itu ke mulut mungil putriku. "Biasanya cepat keluar kalau distimulasi bapaknya, Papanya gih suruh benahin." Oopps, ucap Mama mertua yang membuatku geli malu dan pura-pura tidak dengar.ढ "Iya lho, Syim, kasian Ara. Bरचिइच 3। 35antu gih." Bisik Ibu pelan ke arahku. "Mama sama Ibu ke ruang tamu dulu, mari, Bu Ratna."
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai arti mommy
Baca
+Pustaka
ISTRI BARU MANTAN SUAMIKU

ISTRI BARU MANTAN SUAMIKU

"Boleh. Tiara mau melihat Yoora melahirkan." Seisi meja tertawa melihat ekspresi Tiara. Attariz bahkan mengacak acak rambut anakku dengan sayang. Para ART termasuk Mbak Anik mulai sibuk mondar-mandir menyajikan makan malam yang beragam. Aku tertegun memandang udang asam manis di atas meja. Teringat Mama yang seringkali menyajikan makanan kesukaanku itu. Aku mengerjapkan mata berkali-kali. Maaf Ma, maafkan aku. Semoga Mama baik-baik saja di sana.
10110.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai arti mommy
Baca
+Pustaka
Dosa Termanisku

Dosa Termanisku

Kenzo menggandeng tanganku, "Ayo masuk Tante, di dalem banyak makanan. Pasti Tante suka." Aku mengulum senyum. Anak ini masih ingat aku pernah bilang menyukai banyak makanan. "Sebentar ya." kataku berjeda sembari menatap ibu dan mama secara bergantian. "Ma, kenalin ini ibuku, ibu Warti. Mas Ardi mungkin sudah cerita." "Oma senang sekali ibu Warti bisa menyempatkan diri untuk datang kesini." kata mama seraya mencium pipi kanan dan kiri ibuku. "Ardi pasti merepotkan di kampung?"
1096.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai arti mommy
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
ꪑ ꪊ ᡶ ỉ
Kok aku jadi curiga sama Dito yaa. Dia malah suruh Anna nemuin mamahnya yg lagi sakit jantung, pemicu kemarahan mamahnya Dito kan Anna, ya pasti kumat lagi kah jantungnya. Jadi kaya sengaja gitu Dito supaya mamahnya kolaps terus meninggal terus udah deh ga ada yg jadi penghalang restu hubungan.
Sukmawati Dewi
Pak Ardi dan Anna adalah dua manusia yang terjebak dalam waktu yang salah dengan perasaan yang jujur. Perjuangan mereka tidak mudah bahkan harus berdarah-darah demi menjaga perasaan. Tidak ada seorang pun yang berhak menilai keputusan dan kehidupan yang dijalani karena itu sepenuhnya hak mereka.
Baca Semua Ulasan
Choice

Choice

Wajah dan senyumnya mirip dengan Intan. “Mama, dede bayinya lagi ngapain ya?” Ardi memegang perut Maya yang sudah mulai membuncit. “Mama nanti malam aku bobo sama Mama, sama dede bayi.” “Aku juga mau.” Rengek Rachel. “Nanti malam kita bobo bareng, tapi bobonya jangan kayak jarum jam.” Mereka mengangguk dengan ekspresi imut. “Kalian sudah hafal lagunya? Coba nyanyi lagi, mama mau dengar.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai arti mommy
Baca
+Pustaka
Artemis Hunter

Artemis Hunter

Sebagian besar melupakannya, dan membiarkan anak gadis mereka sebagai manusia. Adrenia adalah orang terlama yang pernah kukenal. Dia melakukannya selama dua puluh tujuh tahun, dan berhenti lima tahun lalu setelah bertemu Theo. Mereka saling jatuh cinta, dan memutuskan menikah tiga tahun lalu. Saat ini dia sedang belajar menjadi wanita manusia biasa. Aku telah melihat banyak sekali pemburu Artemis yang berhenti. Artemis—nama organisasi kami secara keseluruhan—tidak mempermasalahkannya. Sejak awal, adalah pilihan kami untuk menjadi Pemburu Artemis. Akan tetapi, aku masih belum pernah berkenginan untuk berhenti.
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai arti mommy
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

Anak yang romantis. "Sudah jauh lebih baik, Nak, semua ini berkat Arimbi. Istrimu merawat Bunda dengan baik, menyisir rambut Bunda, menyuapi Bunda makan, sampai rela mengesampingkan isi perutnya demi menemani Bunda." Ningsih bercerita.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai arti mommy
Baca
+Pustaka
Ditalak Usai Melahirkan

Ditalak Usai Melahirkan

"Kamu yakin bisa mengatasi masalahmu sendiri?" Arnie hanya mengangguk. "Ya sudah kalau begitu, Mama mau keluar sebentar. Kamu mau ikut?" Arnie menggelang jika biasany ia begitu antusias saat akan diajak berbelanja. Tetapi, tidak kali ini. Bu Ratmi menghela napas. "Ya sudah kalau begitu, Ayo, Dam!" Akhirnya Adam pun mengantarkan sang Mama untuk pergi ke suatu pusat perbelanjaan, setelah puas sang Mama pun mengajak pulang.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 736 kali sebagai arti mommy
Baca
+Pustaka
Perfect Mommy

Perfect Mommy

Seperti seorang ayah yang bertengkar dengan anaknya. “Lihatlah, mereka sudah seperti Daddy Bryan dan Kak El,” ucap Cia. “Iya, papamu tidak punya anak laki-laki, jadi terlihat begitu senang sekali.” “Kenapa dulu, Mama tidak menambah lagi, satu lagi jadi bisa sama dengan tetangga sebelah yang punya anak tiga.” Cia tertawa menggoda mamanya. “Dasar!” ucap Mama Chika seraya mencubit pipi gembul Cia. Tak mau menjadi sasaran mamanya, Cia memilih untuk pergi mengambil buah di lemari pendingin. “Ci …,” panggilnya.
9.872.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai arti mommy
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status