Dendam dan cinta
Arumi melangkah cepat, tetapi tangannya dipegang oleh yang punya suara.
"Lepas!" seru Arumi, sembari menghentakkan tangan yang memegangnya.
"Izinkan aku bicara, please!" Mohon Andre.
"Untuk apa? apa belum cukup sakit yang kau torehkan itu. Apa kau ingin membuat pengakuan, bahwa kau dijebak? Sudahlah, aku tidak ingin mendengar apa pun lagi. Hubungan kita sudah usang, tidak akan bisa kembali lagi. Hubungan kita itu seperti kaca, sudah retak. Walaupun bisa direkatkan lagi, tapi tidak bisa sempurna lagi. Lanjutkan hubunganmu dengan Mia, kalian sungguh cocok. Sama-sama penghianat!" Ketus Arumi mengungkapkan isi hatinya.
Bab Populer