Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARINDA

ARINDA

Hatinya benar-benar tak tergerak hanya untuk mengasihani gadis cantik yang nyaris menjadi menantunya. "Saya janji, saya akan kembalikan uang itu nanti ..." kembali Arinda merayu meminta belas kasihan dari mantan calon ibu mertuanya--Ibu Devon. Devita Domanta--Nyonya besar keluarga Domanta--mendengus mendengar itu. "Kapan? Saat kamu mati?" tanyanya sinis. Air mata Arinda semakin deras meluncur mendengar pertanyaan itu. Kemudian kepalanya menggeleng-geleng. "Secepatnya, saya janji secepatnya, Tante." ujarnya kemudian.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as arti remember
Read
+Library
CERAI

CERAI

Zaira pulang ya bu, " iya, hati hati di jalan nak" pasti bu. Ibu harus rajin minum obat ya, kalau ada apa apa hubungi Zaira . Dan minggu depan Zaira balik ke sini lagi. Assalu'alaikum. pamit Zaira mencium punggung tangan ibu nya " Wa'alaikumussalam" ***** Bapak sudah lama menunggu disini? tanya Zaira
107.0K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as arti remember
Read
+Library
RETAK

RETAK

Berita yang tengah menghangat di kantor kita? Pesan masuk dari Amelia mengambil fokus Vitaloka. Alisnya berkerut, tidak tahu menahu mengenai berita atau gosip hangat yang tengah viral di kantor. Selain bukan pekerjaan, Vitaloka sangat enggan untuk mencari tahu. [Enggak, memangnya berita apa?]
103.5K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as arti remember
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

Ingatan Arimbi yang tidak utuh mengharuskan Ratih mengenalkan diri terlebih dulu. "Nama saya Ratih, bukan Wulan." "Seingatku kamu Wulan, tunangannya Angga," bantah Arimbi dengan pasti. Sejenak Ratih terdiam, mencoba untuk tidak terkejut. Dipandangnya Hanna yang tampak kebingungan, dan Ratih pun tersenyum. Dari sini Ratih mengerti jika ingatan Arimbi berlaku hanya untuk jangka panjang. Wanita itu mengenal masa lalunya, sementara tidak mengingat apa yang telah Ratih lakukan terhadapnya belakangan ini.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as arti remember
Read
+Library
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

Tiba-tiba salah seorang rekan kerja menanyakan tentang kondisi Belda. "Semakin membaik, Tapi jujur saja...." Perta sepertinya terlihat ragu. "Ada apa?" Tanya rekan kerjanya sambil duduk di depan Perta. "Aku sedang butuh seorang art, Karena istriku membutuhkan seseorang yang menemaninya, saat aku tinggal kerja," jawab Perta. "Kebetulan sekali, Aku mempunyai Tetangga yang anak gadisnya berusia 20 tahun, dia itu anak yatim, kalau kamu mau, nanti aku bicara sama tetanggaku itu," ucap Yaris.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as arti remember
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status