Luka Seorang Istri
“Zalim lu, hak-hak istri lu enggak ditunaikan, ujungnya tetap saja Tuhan enggak bakal ridho, lihat Dilra sekarang, kenanya ke mental, sekarang pilihan lu cuma dua, lepaskan dia atau lu mulai tegas sama Ibu lu, bakti sih bakti, tapi kagak begitu juga konsepnya, memang siapa yang mengajarkan rumah tangga keuangan dipegang orang lain? Sesat lu! Emosi gue!”
Aku masih diam, merenungi diri yang nyatanya terlalu egois, terlena dengan dalih Dilra yang tak pernah menuntut lebih.
“Sekali-kali coba deh, awasin Ibu lu diem-diem, kalau masih gak percaya sama omongan orang, atau gak pasang CCTV sekalian, biar tahu itu kenapa Dilra sampai bilang Ibu lu yang bikin dia keguguran,” katanya setelah itu Ardi me