Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu, Aku Mau Ayah

Ibu, Aku Mau Ayah

sahut Adisti. "Oke, Ibu. Sebentar, ya?" kata Ramon. "Cia Sayang! Ini Ibu mau bicara sama kamu!" Dada Adisti makin bedegup. Dia menunggu hingga Felicia akan bicara padanya. "Halo, Ibu. Aku sama Om Kumis. Eh, salah, sama Papa. Ibu ke sini, kan? Om, eh, Papa bilang Ibu akan ikut senang-senang sama aku." Suara ceria Felicia terdengar.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai lirik ibu gus azmi
Baca
+Pustaka
Suamiku Terjerat Hubungan Terlarang

Suamiku Terjerat Hubungan Terlarang

Menggantung kalimat, mengumpulkan kekuatan untuk menyampaikan kabar ini kepada Ibu tanpa disertai derai air mata. “Mayla kenapa. Dia baik-baik saja kan?” “Iya, Bu. Kita lupakan saja dia, Bu. Aku sudah tidak berhak lagi memikirkan wanita itu. Sebab sekarang ini dia sudah menjadi milik Gus Azmi!” Alis Ibu bertaut sambil menatapku dengan mimik bingung. Apa penjelasanku terlalu berbelit-belit sehingga Ibu tidak paham dengan apa yang aku maksud. Haruskah mengulangi perkataan tersebut supaya dia mengerti?
1058.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lirik ibu gus azmi
Baca
+Pustaka
Ambisi Ibu Tiri

Ambisi Ibu Tiri

Melihat kami semua tertegun di tempat, ekspresi puas terlihat di wajah Ibu Tiri. Sambil menutupi perutnya yang belum terlihat membesar, dia berkata pada Ayah, "Sebenarnya aku belum berniat memberitahumu, tapi aku sudah minta orang untuk memeriksa. Katanya ini anak laki-laki. Sekarang keluarga Limawan tidak akan kekurangan penerus lagi."
8.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai lirik ibu gus azmi
Baca
+Pustaka
Menjadi Madu

Menjadi Madu

tanya ibu dengan mengusap-usap kepalaku. Aku berusaha bangkit dari tempat tidurku. "Ibu! Aku tidak bisa meninggalkan ibu, dan melihat ibu menanggung semua ini sendirian!" sahutku dengan memeluk ibu yang duduk di sebelahku. "Maafkan ibu nak!" kata ibu dengan menghapus air mataku. Tidak lama setelah itu Gus Ibrahim masuk ke dalam kamarku. Dan ibu, berpamitan untuk meninggalkan kami.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai lirik ibu gus azmi
Baca
+Pustaka
KUJUAL KEGADISANKU DEMI IBU

KUJUAL KEGADISANKU DEMI IBU

Tangan mereka saling terpaut. "Kalau sudah sembuh nanti, Rena belikan Ibu ayam bakar ya?" tawarnya. Dia ingat, jika ibunya suka sekali makanan itu. Lastri tersenyum. "Ibu bangga sama kamu, Ren. Tapi ingat, apa pun keadaannya, tetaplah di jalan Tuhan. Pertolongan Tuhan itu dekat. Jangan sampai kamu tergoda melakukan sesuatu yang dilarang Tuhan." Entah apa maksud Lastri mengucapkan itu pada putrinya. Namun, itu sungguh menohok ke dalam relung hati gadis itu. Rena memgangguk.
9.8103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai lirik ibu gus azmi
Baca
+Pustaka
Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Dia Ibumu Bukan Pembantumu

lirihku. "Lo semua pulang deh?! Sampai kapan pun gue gak akan pernah anggep lo sebagai Ibu gue. Hah, Ibu macam apaan sih yang hidup miskin, gak pernah punya duit dan gak bisa bahagiain anaknya sendiri. Pergi lo!" usirnya. "Ssstt … anjip!" ketus Jo seraya hendak memukul wajah putih milik kakak perempuanku.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai lirik ibu gus azmi
Baca
+Pustaka
Hanya Sebatas Ibu Susu

Hanya Sebatas Ibu Susu

“Tapi bayi kita saat ini sangat membutuhkan ASI kamu sayang. Apa kamu tega melihat tubuhnya seperti itu.” Marissa menatap Rafa dengan kesal, “Kamu bisa mencari ibu susu buat anak kamu atau susu formula, banyak susu formula yang mahal dan bagus-bagus.” “Dia anak kita, Marissa!” Ucap Rafa dengan suara agak meninggi, mata Marissa sontak membola saat Rafa membentaknya.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai lirik ibu gus azmi
Baca
+Pustaka
Istri Suamiku

Istri Suamiku

"Untuk yang kedua kalinya Aku bertanya, apakah Kamu mau menjadi bagian dari hidup Ku Sarah? " "Terima, terima, terima. " Sorak semua orang yang berada di sana. Sarah hanya mengangguk dan langsung memeluk Abi. Suasana hangat terasa di sana. "Jangan lama-lama lagi ya Sarah, Ibu sudah ingin cepet-cepet nimang cucu nih. " Ucap Ibunya Abi, Sarah seketika diam, Perasaan takut mengecewakan kembali merasuki hatinya, hatinya kembali bimbang, tetapi sepertinya Abi tahu Ia memenangkan Sarah.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai lirik ibu gus azmi
Baca
+Pustaka
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

"Apa dia?" Aku mulai menceritakan pada Rahmi apa yang pernah di sampaikan yuk Nunung padaku Rahmi yang mendengarkan ceritaku juga cukup terkejut, hal yang kami lakukan saat selesai bercerita adalah menyambungkan apa yang pernah Rahmi saksikan antara pak Imron dan mamak sewaktu Rahmi masih Kecil. "Jadi apanya kita buat sekarang kak?" "Adik mau tak mendekati bu Asma, dia kan guru komputer di sekolahnya"
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai lirik ibu gus azmi
Baca
+Pustaka
KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

] Tulis Bu Ida disertai emot tertawa ngakak berjejer-jejer. [Istighfar Ibu-Ibu kita kan, lagi puasa.] Entah tulis siapa karena nomornya tidak ada nama.] [Meresahkan, enggak sih, warga seperti itu?] Tulis Bu Sumi lagi. [Meresahkan banget.] Jawab Bu Ida. Mereka berdua ini benar-benar klop dan juga kompak. [Bu Sumi, catat baik-baik, ya! Jangankan tanaman, kaki orang saja bisa aku patahkan jika sedikit saja berani melukai Mamahku.]
1068.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai lirik ibu gus azmi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status