Teman Tapi Menikah
Pertama, senyum itu sangat manis dan sebenarnya jarang diperlihatkan oleh Rinai kepada orang lain.
Kedua, orang lain yang kini melihatnya adalah Atlas, si peta dunia, globe, peta, atau apa pun itu namanya.
“Suaramu juga bagus,” puji Atlas pada Ksatria.
“Iya, tahu kok.”
Rinai menendang sepatu yang dikenakan Ksatria tapi lelaki itu tidak bereaksi apa pun. Atlas sendiri hanya tersenyum maklum dengan jawaban Ksatria yang kalau bagi orang normal, terdengar sombong dan tidak menghargai yang memujinya.