Zurvive
, ujar Mifta.
"Udah fokus jalan aja lu... Nabrak, gak ada yang nolongin entar..", sahut Arul.
"Berisik..", sahut Mifta.
Pagi pun menjelang, mentari perlahan menerangi sela-sela jalanan, mulai terlihat ruas-ruas jalan yang berdarah. Arul, Mifta, dan Fiki semakin mendekati lokasi pusat evakuasi berada. Semakin mendekat, semakin penuh pula zombi yang berkumpul, demi mendapat daging dan darah yang segar para pengungsi. Semakin terdengar juga suara tembakan beruntun, tanda pertahanan manusia.
Bab Populer