Gairah Panas Tuan Arion
Emily menahan tawa—perlahan berjalan terlebih dahulu, menyapa istri dari Uncle nya itu, “Aunty…”
“Hai sayang, bagaimana kehamilanmu?”
Emily tersenyum, “Baik Aunty,”
“Kenapa kau tidak menyapa Uncle mu ini? Atau harus aku yang menghampirimu?”
Glek!
Arion menegak kasar salivanya.
“Aunty, uncle terlihat sangat marah.” Bisik Emily yang jujur juga sungkan untuk menyapa Brice.
Wanita yang di panggil Aunty itu hanya tersenyum dan mengangkat kedua bahunya, “Hmm, entahlah…”