Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Asmaraloka

Asmaraloka

Jaringan yang Cakra gunakan untuk mengendalikan dan merusak, tidak hanya hidup Ain dan Bella, tetapi juga banyak orang yang tidak pernah tahu bahwa mereka telah menjadi bagian dari permainan berbahaya ini. Namun, Cakra menyadari apa yang sedang dilakukan Ain, dan ia melangkah maju dengan gerakan cepat, mencoba untuk menghalangi dan menghentikan tindakan Ain. Tapi kali ini, Ain sudah siap. Semua yang telah ia pelajari selama perjalanan ini—semua kebenaran yang telah mereka temui—sekarang menjadi senjata yang kuat. Ain menekan tombol terakhir pada perangkat itu, dan sesaat kemudian, ledakan energi besar terdengar di seluruh kawasan. Cakra terhuyung mundur, mencoba menahan dampak yang datang de
2.7K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as azka tegar
Read
+Library
AFZAL

AFZAL

ucap afzal menepuk pundak egar Sedangkan egar menahan kekesalan nya akibat kalah area lagi dengan afzal. "Cabut"intruksi afzal kepada teman-temannya Setelah afzal dan yang lain pergih barulah egar mengeram tidak tertahan. "Arghhh" "Anjing!"teriak egar "Balik gar, gak ada guna juga lu marah-marah orangnya udah cabut"ucap salah satu temannya
2.3K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as azka tegar
Read
+Library
KASAM (Pulang Untuk Tenang)

KASAM (Pulang Untuk Tenang)

Kini Bu Lis menyiapkan piring dan menata beberapa pisang goreng yang terlihat masih hangat ke piring kuno berwarna putih. "Di daerah dekat stadion." "Jauh juga olahraganya, Mbak." "Hmmm.... Iseng aja. Tapi, Tante Ratna kapan ya keluarnya. Apa setelah Bu Lis keluar belanja, ya." "Bisa jadi, Mbak. Ini mau di bawa sendiri atau saya bawkan?" Bu Lis sudah memegang nampan besar berisi dua cangkir teh hangat. Sepoci kecil teh untuk tambah dan sepiring pisang kayu goreng.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as azka tegar
Read
+Library
Takhta Takdir

Takhta Takdir

Suara jengkel datang dari pria yang mengenakan zirah besi tebal, ia menusukkan pedangnya ke atas meja dan menatap pria itu dengan dingin. "Kalian benar-benar tim yang parah" Seorang pria botak dengan pakaian sederhana bergumam pelan, wajahnya terlihat seperti seorang biarawan. Tak ada peralatan apa pun pada tubuhnya selain baju lusuh yang dia kenakan. Dia bahkan tidak memakai alas kaki dan hanya berjalan telanjang. "Sialan..” Pria dengan belati itu ingin mengutuk tapi pada akhirnya menelannya diam-diam. Bagaimanapun, dia tidak ingin macam-macam dengan orang botak aneh ini.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as azka tegar
Read
+Library
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

Kalau itu yang dia inginkan, aku lebih baik tidak usah makan. Haziq meletakkan nampan di atas meja lalu membagikan satu per satu teh itu pada kami. Aku hanya diam memandangi apa yang dikerjakannya. Setelah sekian lama menunggu dan berharap perut akan terisi nasi goreng, ternyata malah berganti dengan segelas teh yang tidak akan membuat kenyang. Harusnya tadi biar aku saja yang pergi mengambil makanan itu. ''Kak, mana nasi gorengnya? Kenapa hanya ada satu mangkok mie rebus dan teh?'' tanya Aisyah mewakili apa yang ingin kutanyakan.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as azka tegar
Read
+Library
Membawa Benih Sang Mantan

Membawa Benih Sang Mantan

Satu kesalahan kecil bisa menjadi sangat kesar. " Minggir, tidak usah pegang pegang dengan tangan kotor kalian itu" ucap Azkia dengan marah. dia menghentak hentakan kakinya dengan keras ke lantai sambil berjalan keluar gedung dengan membawa kekesala yang besar.
10103.5K viewsOngoingAdded to Library 2.2K Times as azka tegar
Read
+Library
Rasaku Ditelanjangi

Rasaku Ditelanjangi

Karena aku juga ngerasa hal yang sama. Mobil berhenti di pinggir jalan, tepat di rest area kecil dengan pemandangan kebun teh yang membentang. Kabut menari di ujung bukit, dan kami duduk diam, membiarkan lagu-lagu lama terus berputar. “Ajeng…” Arga memanggil pelan. “Hm?” “Kamu tahu nggak, selama dua hari ini… aku nggak tahu aku siapa. Tunangan orang? Teman kamu? Rekan kerja? Atau seseorang yang diam-diam jatuh cinta sama istri orang?”
5.51.7K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as azka tegar
Read
+Library
Astaga, Gairahku Diketahuinya

Astaga, Gairahku Diketahuinya

Meskipun di dalam batin imajinasiku begitu berani dan panas, di mata dunia luar aku hanyalah seorang gadis lembut yang manis dan penurut. Terlebih lagi, lampu di asrama akan dipadamkan pada pukul 22.00, jadi aku mungkin tidak akan bisa kembali tepat waktu jika pergi ke sana sekarang. Aku secara tidak sengaja membuka status WhatsApp dokter pengobatan tradisional itu. Ternyata yang aku lihat adalah sebuah foto otot perut. Di bawah cahaya redup, kulit pria itu tampak kencang. Meskipun tidak bisa melihat dengan jelas tubuhnya, ototnya yang kuat, serta garis yang halus di bagian atas tubuh pria itu bisa tampak.
5.9K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as azka tegar
Read
+Library
RETAK

RETAK

Sorot mata Vitaloka tertuju pada seorang wanita berhijab syar'i juga seorang anak perempuan berumur lima tahun. "Ini istri Bapak yang sering Bapak ceritain di lokasi?" Lagi-lagi Vitaloka mengemukakan apa yang ada dalam isi kepalanya. "Iya, kenalkan ini Tita dan anak saya Azelia. Tita ini karyawan yang sering aku ceritain sama kamu namanya Vitaloka."
103.5K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as azka tegar
Read
+Library
Dendam Cinta Zasqia

Dendam Cinta Zasqia

Zasqia tersenyum menyeringai sambil menatap ibunda Surya. "Bukan bu! itu bukan darah, lihat nih! Zasqia pegang." Zasqia menunduk, dan mengelap air teh yang tumpah dengan tisue, di lantai keramik berwarna putih itu, lalu dia menunjukkan tisue basah yang sudah berwarna coklat akibat air teh tadi.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as azka tegar
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status