Petaka Mendua
Aisya yang sedari tadi diam, akhirnya mendekat kepada Ibu.
"Aish, Mas Azzam kan baru datang dari Kairo, tentu Ustadzah tidak mengizinkannya untuk ke kota. Emm ..., bisa kah kamu menerimanya, untuk ikut mengajar, di Sekolah yang kamu kelola? Setidaknya, untuk sementara," tanya Ibu mertuaku.
"Sekolah yang Aish kelola, masih skala kecil. Jika mas Azzam berkenan, tentu saja Aish tidak keberatan, menerimanya sebagai partner mengajar."
Bab Populer