Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ZONA MANTAN

ZONA MANTAN

tanya Danis saat mereka mengistirahatkan diri di sebuah kafe yang cukup ramai. Mobil Danis terparkir jauh dari tempat mereka sekarang karena tadi mereka jalan-jalan untuk melihat-lihat bangunan tua di kota itu. Juda langsung menggeleng canggung. "Ini jauh lebih menyenangkan daripada cuma tidur seharian di flat," jawab Juda jujur.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai azura vanya park
Baca
+Pustaka
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

Episode 299: Karena Kebahagiaan Itu Membosankan, Sama Membosankannya Dengan Penderitaan! 'Wush'. Sekelebat bayangan kemerahan pekat melintas di hadapannya. Gaun merah yang menjuntai hingga ke tumit kaki berkibar mistis dengan dua mata yang bersinar putih menyilaukan mengintip dari rambutnya yang hitam amat panjang serta-merta dikenali Eriel De Atria sebagai Azusa Mingxia, Pewaris Aura Cahaya terakhir di benua Selatan.
1020.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai azura vanya park
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Baca Semua Ulasan
KURENSIA

KURENSIA

Entah mengapa, gadis itu membuat Agarish merasa aneh dengan perasaannya. “Mana alamatnya?” tagih Agarish Gino dan Tiara langsung tersenyum senang. “Jalan Winata, komplek Matahari, blok C, no 126A. Warna rumah nya biru tua sama putih, di blok C cuma rumah Aira yang warna nya biru tua sama putih.” jawab Tiara
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai azura vanya park
Baca
+Pustaka
Dendam Pernikahan Pewaris Tampan

Dendam Pernikahan Pewaris Tampan

Nayara mendesak penasaran. “Pantai Azure di pesisir timur,” jawabnya sambil menatap lurus. “Sebuah villa di tebing dengan pemandangan langsung ke laut biru. Area sekitarnya sudah aku pesan penuh supaya tidak ada gangguan. Kita akan tenang di sana.” Nayara menutup mulutnya dengan tangan, nyaris tidak percaya. “Mas, ini sungguh? Mas siapkan semua ini sendiri?”
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai azura vanya park
Baca
+Pustaka
SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

Hari ini mungkin tidak berakhir dengan es krim, tapi setidaknya, Callista berhasil memenangkan satu babak kecil dalam perang dingin yang tak kunjung usai di antara mereka. Dan jauh di sana, di lantai dua Grand Astoria Mall, Vanya sedang berdiri di depan cermin toko, membetulkan bando kelincinya dengan gerakan yang sangat tajam dan presisi—sebuah gerakan yang sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda kelemahan. Dia tahu Callista adalah lawan yang sesungguhnya. Dan untuk pertama kalinya, Vanya tidak perlu berakting untuk membenci seseorang. Karena di balik senyum boss babe-nya yang sempurna, Callista Lilithana baru saja menandai Vanya sebagai target berikutnya untuk 'dipangkas.'
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai azura vanya park
Baca
+Pustaka
Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik

Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik

tanya Tian Zhi pada Azura, sang naga hitam yang berbicara melalui telepati tersebut. “Kau akan tau nanti!” Jawab Azura dengan acuh. Tian Zhi kemudian segera bangkit dan bergegas menuju arah yang Azura minta. Tian Zhi kemudian segera bergegas menuju arah yang Azura minta.Tak lama, Tian Zhi segera sampai di sebuah tempat yang berupa tebing tinggi “Ternyata benar memang ini tempatnya, Aku merasakan aura familiar dari tempat ini!” ujar Azura melalui telepatinya.
1016.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai azura vanya park
Baca
+Pustaka
Penyihir Terhebat di Dunia Lain

Penyihir Terhebat di Dunia Lain

Kata Azura sambil membungkukkan tubuhnya selama beberapa saat. “Heh? Ka-kau tidak perlu seperti ini!” seru Vanya dengan gugup. “Hm! Kalau begitu aku permisi ya! Dah!” Ucap Azura sambil berjalan pergi dan melambaikan tangannya. Vanya hanya terdiam sambil membalas lambaian tangan Azura. Azura berjalan di sekitaran tempat kemah kelompok Pangeran Elzenath. ‘Dulu aku hanya dapat melihat tempat seperti ini di anime dan komik saja. Tapi sekarang aku yang menjalaninya,’ kata Azura di dalam hati.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai azura vanya park
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

ucap Ocin seraya mengamati pena di tangannya. Keajaiban pun terjadi beberapa detik setelah Ocin selesai menuliskan kalimatnya. Perubahan diawali dengan pandangan mata Ocin yang mulai kabur saat melihat pena. Selain itu, Ocin yang awalnya dalam posisi berdiri di depan toilet warung, kini dia merasakan pantatnya menepak kursi. Padahal saat itu dia tidak merasa pindah posisi untuk duduk. Dan memang tidak ada kursi di sekitar toilet warung. Perlahan pandangannya terlihat jelas kembali dan betapa terkejutnya dia saat melihat sekarang dirinya berada di....
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai azura vanya park
Baca
+Pustaka
Fantazia

Fantazia

Tidak tega sebenarnya melihat Ibu kesusahan. Aku menghela nafas dengan berat, bergegas untuk mengantarkan kue pesanan. Ku kendarai motorku melintasi pusat kota. Layar besar di tengah kota memperlihatkan acara perilisan penemuan baru yaitu Energizer Food, dan aku melihat tuan Jasper di sana bersama para ilmuan bawahannya. Sialan bagaimana kejahatan mereka berhasil sedangkan aku disini sangat menderita berkat ulah mereka.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai azura vanya park
Baca
+Pustaka
VERDINDA

VERDINDA

sesal Verdi sambil menatap langit yang cukup cerah, bulan bertengger jauh di langit atas. "Gue bakal buktiin janji gue sama lo, Din." Terdengar ketukan pintu beberapa kali, Verdi pun akhirnya menatap pintu coklat itu beberapa saat, tak lama pintu terbuka menampilkan sosok Vanya yang lebih pendek darinya. "Kak Ver, nanti mama sama papa mau jenguk kak Dinda, lo mau ikut nggak?" tanya Vanya menatap Verdi dengan penuh tanda tanya.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai azura vanya park
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status