Atasanku, Suami Keduaku
“Beratnya 3,2 kilogram, panjang 51 sentimeter. Tangisnya kuat, refleksnya bagus. Tidak ada tanda distress atau komplikasi pernapasan. Semua hasil pemeriksaan awal sangat baik.”
Indah menatap bayi mungil di pelukannya dengan mata yang masih berkaca-kaca. Tangannya sedikit gemetar tapi karena kebahagiaan yang terlalu besar. Bayi itu mengepalkan tangan sambil mengeluarkan suara rengekan kecil yang membuat dadanya terasa penuh. “Iya, benar. Kamu sehat. Kamu benar-benar sehat,” bisiknya lirih, seolah tak percaya keajaiban itu kini benar-benar ada di pelukannya.