Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Last Hug

The Last Hug

Sudah lama dirinya itu tidak bertemu dengan sosok pria tangguh yang menjadi kebanggannya. Sang ayah membentangkan kedua tangannya untuk memberikan pelukan pada anak semata wayangnya. Nuri menyambut tangannya ayahnya dengan pelukan yang sangat erat. Ia melingkarkan kedua tangannya pada tubuh sang ayah. Sebuah lengan yang besar membelai rambutnya. Pucuk kepala Nuri terasa hangat karena dicium oleh sang ayah.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as back hug
Read
+Library
Undefined Hurt

Undefined Hurt

“Eh, Man. Kamu gak pernah diajarin sopan santun ya sama kedua orang tua kamu? Omongannya main ceplas-ceplos aja. Kia bisa sakit hati dengar ucapan kamu.” “Udah ya, Karen. Gue mau lanjutin main basket, jadi tolong jangan tahan gue cuma untuk minta maaf sama nih anak pembantu. Lagian, tadi gue gak sengaja, gue lari buat kerja bola basket. Kalau gue nabrak nih cewek, ya salah dia kenapa jalannya di lapangan tempat orang main basket? Udah ya, teman-teman gue udah nyariin.” Arman mengakhiri ucapannya, kemudian berlari kembali ke tengah lapangan.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as back hug
Read
+Library
Hug Me!

Hug Me!

Dan, sifat Vanya yang kekanakan mampuh melunakan hati Bara yang kolot. Matanya memandang langit, air matanya semakin deras mengalir. Bara yang meyadari hal itu mendekati Vanya dan duduk tepat di sebelah Vanya. Tangannya meraih pundak Vanya, secara otomatis kepala Vanya bersandar di dada kekar Bara. Tanggan Bara kini mulai menyentuh lembut rambut Vanya. Untuk pertama kalinya mereka berpelukan. Bara mencium aroma parfum segar dari tubuh Vanya, semacam harus mawar.
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 645 Times as back hug
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status