Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hug me, My Sweetie

Hug me, My Sweetie

“Jangan pernah mengatakan pada siapapun tentang masalah ini. Kamu adalah orang terdekat Pak Haris, jika terjadi sesuatu jangan pernah bicara apapun mengenai masalah ini.” Fredi hanya membalas Alex dengan senyum sinis kemudian meneguk coffe latte pesanannya. “Rahasia dijamin aman,” ujarnya dengan santai. “Bagaimana dengan perusahaan itu?” tanya Alex setelah berpikir singkat.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 178 Times as bear hug
Read
+Library
Mission of Coordinate

Mission of Coordinate

Ini juga merupakan tokoh dalam kartun “We Bare Bears.” Keenan pun ikut membuka. Ia juga sudah menduga akan mendapatkan hoodie dengan karakter kartun. Dugaannya 100% benar. Hoodie coklat yang berbentuk beruang grizzly dan juga merupakan karakter dalam kartun “We Bare Bears.” Ia hanya bisa memutar bola matanya tanpa berkata apapun. Lengkap sudah karakter dari kartun ini. Jika mereka bertiga kompak memakainya pasti akan sangat lucu.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as bear hug
Read
+Library
The Last Hug

The Last Hug

Sudah lama dirinya itu tidak bertemu dengan sosok pria tangguh yang menjadi kebanggannya. Sang ayah membentangkan kedua tangannya untuk memberikan pelukan pada anak semata wayangnya. Nuri menyambut tangannya ayahnya dengan pelukan yang sangat erat. Ia melingkarkan kedua tangannya pada tubuh sang ayah. Sebuah lengan yang besar membelai rambutnya. Pucuk kepala Nuri terasa hangat karena dicium oleh sang ayah.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as bear hug
Read
+Library
WOLVIRE (Bahasa Indonesia)

WOLVIRE (Bahasa Indonesia)

“Namun aku tidak yakin dengan beberapa detik yang lalu.” Burhan berusaha mendebat dan membentak, tapi Hugo menyelanya dengan suara keras seakan ia sudah tahu apa yang akan Burhan katakan. “Kalian tidak lupa siapa aku, bukan? Alasan kenapa aku disebut the Cursed?” Hugo mendesis bagai ular di tengah sabana yang ketenangannya diganggu. Namun nada suaranya kemudian berubah menyentak lagi. “Aku bisa mencium aroma mereka!”
1013.5K viewsOngoingAdded to Library 392 Times as bear hug
Read
+Library
Hug Me!

Hug Me!

Dan, sifat Vanya yang kekanakan mampuh melunakan hati Bara yang kolot. Matanya memandang langit, air matanya semakin deras mengalir. Bara yang meyadari hal itu mendekati Vanya dan duduk tepat di sebelah Vanya. Tangannya meraih pundak Vanya, secara otomatis kepala Vanya bersandar di dada kekar Bara. Tanggan Bara kini mulai menyentuh lembut rambut Vanya. Untuk pertama kalinya mereka berpelukan. Bara mencium aroma parfum segar dari tubuh Vanya, semacam harus mawar.
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 578 Times as bear hug
Read
+Library
Undefined Hurt

Undefined Hurt

Sementara, laki-laki yang menabrak Kia tadi hendak berjalan pergi tanpa meminta maaf. “Eits, Arman, minta maaf dulu dong sama Kia.” Karen menahan lengan Arman, membuat laki-laki itu berdecak. “Ngapain gue harus minta maaf sama dia?” ketus Arman. “Elah, pakai tanya segala lagi. Kamu kan tadi nabrak Kia, sampai Kianya jatuh lagi. Ya, kamu harus minta maaf lah.” “Gue? Minta maaf sama nih anak pembantu? Ogah!”
2.8K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as bear hug
Read
+Library
HURT

HURT

Warna putihnya kontras dengan suasana gelap di luar sana. “Ibu, bunganya mekar! Bunganya mekar!” Suara itu bergema lagi di kepalanya disertai munculnya kilasan ingatan masa lalu. Seorang anak laki-laki berusia tiga tahun menarik-narik baju Ae Ri sambil menunjuk-nunjuk ke arah jendela. Anak laki-laki itu terus-terusan berseru heboh: “Bunganya mekar! Bunganya mekar”.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as bear hug
Read
+Library

Frequently Asked Questions

Ada sesuatu yang magis tentang pelukan hangat yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Rasanya seperti seluruh dunia berhenti sejenak, dan yang ada hanya kehangatan itu. Pelukan bukan sekadar sentuhan fisik, melainkan bahasa universal yang mengatakan 'aku di sini untukmu' tanpa perlu banyak bicara. Sebagai seseorang yang tumbuh dengan keluarga yang sangat ekspresif, pelukan adalah bagian dari ritual sehari-hari. Mereka seperti pengisi ulang energi di tengah hari yang melelahkan.

Pelukan juga punya efek psikologis yang nyata. Saat berpelukan, tubuh mengeluarkan oksitosin, hormon yang sering disebut 'hormon cinta'. Ini menjelaskan mengapa pelukan dari orang terkasih bisa langsung membuat hati tenang. Bahkan dalam fiksi, momen-momen pelukan sering menjadi klimaks emosional, seperti saat Sokka memeluk adiknya Katara di 'Avatar: The Last Airbender' setelah pertempuran besar. Itu momen kecil tapi penuh makna.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status