Tante, mau kan jadi Mamaku?
Pak Dika membuka bagasi belakang mobilnya, kemudian terlihat mengacak-acak isi yang lumayan terdapat banyak barang ternyata.
Akan tetapi, kalau dilihat baik-baik. Barang di sana sudah pasti punya si Bella, karna di sana ada mainan bebek-bebekan, sendal, sepatu, selimut dan banyak lagi yang semuanya bernuansa pink. Seorang Mahardika nggak mungkin pakai sesuatu berwarna pink ‘kan? Nanti jadi cucok deh!
“Bapak nyari apa?” tanyaku karena terlalu lama menunggu di tengah kegiatan mencari si duda yang memakai kemeja hitam tanpa dasi dan jas itu.