Mencintai Suami Adikku
“Kenapa, Zahrah? Sakit?”
“Enggak kok, Bang Hasan. Aku enggak sakit. Biasa, cuaca panas, jadi agak gerah,” elakku cepat.
Aku berusaha sekuat tenaga untuk acuh pada jantung yang memompa. Meski aku bisa menutupi debaran jantung, namun tidak bisa menutupi tangan yang mulai gemetar serta terasa dingin, juga pelipis yang telah banjir keringat.