Eternal Love For Keyra
Wanita beruban hampir di seluruh kepalanya itu menjawab dengan ramah, "Iya, boleh kok, Nduk. Mau nanya apa?"
"Saya dari Sumatera Selatan. Baru pertama kali ke sini, jadi, nggak hapal jalan, Bu. Ini saya mau nanya alamat ini di mana, ya?" Aku menyodorkan layar ponsel yang menampilkan alamat dirimu.
Matanya menyipit, mungkin karena rabun. Karena wanita paruh baya itu tak kunjung berkata, aku pun mencoba mendekatkan layar itu, agar bisa dilihat lebih jelas olehnya.
Hot Chapters