Istri Pilihan Suami
tanya Hamish.
“Mana ada perempuan yang mau dimadu, Mish!” seru Ibu Hamish kesal pada putranya, “apalagi suaminya menikah diam-diam lalu istri mudanya hamil,” kata sang ibu lagi. Hamish makin gelisah, “ingat, kamu gak akan mungkin dapatin perempuan seperti Najwa lagi diluaran sana,” kata Ida seraya berlalu dari Hamish menuju dapur karena mau menyiapkan susu untuk Mufti. Ida berharap Hamish sadar bahwa ia telah berat sebelah selama ini sejak Aisyah dibawanya ke rumah Najwa.