WANITA PANGGILAN
Lian bersandar sejenak di tumpukan bantal, lalu jemarinya gesit merangkai ungkapan perasaannya.
Lian
[Jangan lupa mimpiin aku. Selamat tidur, Sayang ... i love you, i miss you, i like you. Pokoknya you, you, you ....]
Pesan terkirim dalam sekali sentuhan. Senyum tidak pernah luntur dari sudut bibirnya. Akan tetapi, lima menit menunggu pesan itu tidak kunjung terbalas.
Hot Chapters