Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pria Cacat Itu, Suamiku

Pria Cacat Itu, Suamiku

Bantal selimut dan guling ya cuma ada satu saja di atas tempat tidur. Dengan ragu-ragu, dia akhirnya melangkah dan naik ke atas tempat tidur. Patonah membuka jilbab, membuka ikatan rambut dan menyisir rambutnya dengan jarinya. Kembali Al melotot melihat penampilan gadis itu. Patonah menoleh ke kiri dan ke kanan. Bagaimana cara dia tidur kalau begini? Bantal dan guling sudah dikuasai Al, begitu juga dengan selimut.
1012.9K viewsCompletedAdded to Library 270 Times as bantal selimut
Read
+Library
Kembar Dua: Ayah Mengejar Ibu Kembali Ke Dekapan

Kembar Dua: Ayah Mengejar Ibu Kembali Ke Dekapan

Selimut itu terbuat dari serat sintetis dan masih berbau plastik, jelas tak bisa dibandingkan dengan selimut sutra mahal dan lembut yang biasa mereka gunakan di rumah. Seperti dugaan, Ralph tampak sangat muak. "Ini bisa dipakai tidur? Jangan-jangan bikin alergi? Atau malah menyebabkan kanker?" Nikki melirik tajam padanya. Dia terdiam dua detik sebelum berkata, "Kalau jijik, silakan pergi ke hotel di kota, atau sekalian nyetir lima jam lagi untuk pulang." Mendengar sikapnya yang cuek bercampur sindiran, wajah Ralph langsung berubah muram. "Nikki, kamu sudah salah tapi nggak merasa menyesal sedikit pun, malah masih bisa mengejekku?"
8.943.2K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as bantal selimut
Read
+Library
Ibu Susu Polos Pak Boss

Ibu Susu Polos Pak Boss

“Bahannya organic cotton, lembut banget! Selimutin ini kalau Matteo tidur siang. Nih, pegang deh… halus kan?” Nayla meraih selimut yang disodorkan Matilda. "Wah, iya nih... halus banget... Teo mau bobo pake ini?" ucap Nayla menunduk ke wajah Matteo yang tertawa-tawa memamerkan gusinya. “Bu... kalau kotak ini isinya apa?” tanya Surti, matanya berbinar penasaran.
9.8134.3K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as bantal selimut
Read
+Library
Love Me, Sersan!

Love Me, Sersan!

Hanya selimut, tidak ada bantal sebab agak repot membawanya sendiri. Di samping Umak, Azmi pun sudah memejamkan mata dengan posisi telentang tanpa bantal apapun. Kedua tangannya mendekap dada. Padanya pun aku memasangkan selimut, lalu mengusap pelan bahunya. Ia laki-laki dan sudah mendekati dewasa. Namun, bagiku dia tetaplah adik kecil yang manja. Aduh! Aku menepuk dahi saat menyadari hanya membawa tiga selimut. Aku menoleh tidak enak pada Mas Farel. Bagaimana aku bisa melupakan dia?
9.9120.2K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as bantal selimut
Read
+Library
Cinta Berbalut Dendam

Cinta Berbalut Dendam

Setelah berbasi-bagi dan menunjukan kamar serta toiletnya, pa Darni pun permisi diiringi Jarman dan Oyong yang akan tidur bersama Makmur serta Surya di rumah pa Darni. Semakin malam, cuaca makin dingin, Salman tersenyum saat melihat Deasy yang baru saja melepas hijabnya serta membuka baju dan ingin berganti pakaian tidur, dengan cuaca mulai terasa dingin. “Sayang itu selimut, bisa di pakai, kayaknya bersih kok…emmm harum lagi, seperti baru di cuci!” Salman mengambil selimut itu dari atas lemari kayu sederhana dan mencium aroma sabun wangi di selimut tersebut.
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 458 Times as bantal selimut
Read
+Library
Kembalinya Sang Pangeran

Kembalinya Sang Pangeran

Tepiannya dihiasi bordiran benang emas membentuk pola naga dan phoenix. Udara di kamar terasa lembut, harum kayu cendana samar menguar dari tungku pemanas di sudut ruangan. Jiali menoleh, bantal-bantal berbahan beledu merah tua, disulam dengan benang perak membentuk pola awan. Jiali melepaskan kelegaan, ia sudah berada di kamarnya. “Nyonya? Nyonya?” Derai air mata Xiumei tidak tertahankan ketika matanya bertemu dengan mata Jiali.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as bantal selimut
Read
+Library
BALAS DENDAM CANTIK

BALAS DENDAM CANTIK

Aku melirik Mas Zain yang perlahan merebah. Malam semakin larut. Udara juga kian dingin membuatku bersidekap dan sebentar-sebentar mengusap telapak tangan. Sepertinya, besok harus beli selimut yang tebal agar tak kedinginan begini.
10.0K viewsOngoingAdded to Library 280 Times as bantal selimut
Read
+Library
Aku Padamu, Gus!

Aku Padamu, Gus!

“Umi memberikan ini supaya kamu tidak kedinginan.” Umi adalah wanita yang sangat pengertian. Beliau tahu jika anaknya adalah lelaki dari kutub utara sehingga mengirimkan selimut untuk menantunya. Setelah memberikan selimut, Gus Azam melepas pakaiannya hingga tersisa kaos dalam dan celana pendek. Aku memalingkan wajah seketika. Entah mengapa ada yang berdesir di dalam dada ini. Digantungkan baju kokonya di belakang pintu kemudian melipat sarung. Dia menuju almari kemudian mengambil kaos.
1060.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as bantal selimut
Read
+Library
Bukan Pernikahan Impian

Bukan Pernikahan Impian

Dengan cepat ia ambil bantal yang ada di belakang lelaki itu. Selimut yang ada di bawah Dion segera ditariknya. Namun Dion dengan cepat merebut selimut tebal itu. Sambil tersenyum menyeringai lelaki itu melambai-lambaikan selimut di udara. "Jangan harap kamu mendapatkan ini. Pergi dari hadapanku!"
107.6K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as bantal selimut
Read
+Library
DEAR DIARY INDONESIA

DEAR DIARY INDONESIA

“Beli saja jika memang habis gak usah malu.” Seline menggerutu dalam hati bisa-bisanya James peka dengan kebutuhannya. Tapi memang benar jika pembalutnya habis. Dengan Langkah gontai dan sedikit malu, Seline mengambil beberapa pack dengan berbagai macam ukuran dan model baik itu dalam bentuk maupun dalam bentuk celana yang mirip seperti popok bayi. Rasanya ia ingin menenggelamkan diri di kolam renang sekarang juga.
1011.7K viewsOn holdAdded to Library 234 Times as bantal selimut
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status