Atasan Dingin Itu Cinta Pertamaku
Dapat terlihat jelas wajah gadis itu, Arga mengerutkan keningnya ketika menyadari wajah Sania mulai merah.
“San, apa kamu demam?” Arga menyentuh kening Sania.
Sania terkesiap dan salah tingkah. Kenapa rasanya ia kesulitan untuk bersuara? Sania terdiam beberapa saat, sebelum akhirnya ia mulai bisa mengendalikan dirinya secara perlahan.
“A-aku … aku baik-baik saja. Cuma … sedikit kepanasan,” ucap Sania.
“Oke, tapi kalau kamu ngerasa gak baik-baik aja, jangan sungkan untuk bilang aku ya,” ujar Arga.