Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Di sebuah desa yang tenang namun menyimpan banyak rahasia, berdirilah sebuah warung makan sederhana bernama Warung Bu Rini. Tak ada yang istimewa dari tempat itu—kecuali satu hal: warung itu tak pernah sepi pembeli, bahkan di hari-hari paling sunyi sekalipun. Orang-orang hanya bisa menebak-nebak, hingga suatu malam, seorang gadis muda bernama Diah datang bekerja di sana. Sejak hari pertamanya, ia sudah merasa ada sesuatu yang tidak beres. Bau anyir menyengat muncul setiap kali Bu Rini menutup warung. Dari dapur belakang, ia sering mendengar suara bisikan yang memanggil namanya dengan lembut… lalu berubah menjadi tawa mengerikan. Sampai akhirnya Diah menemukan selembar kain lusuh di dalam toples kaca yang disembunyikan di bawah meja altar kecil. Kain itu basah oleh darah yang tak kering, dan setiap kali disentuh, tubuh Diah gemetar ketakutan. Sejak malam itu, mimpi-mimpi buruk mulai datang. Bayangan perempuan berambut panjang dengan kain merah menutupi wajahnya selalu mengikuti ke mana pun Diah pergi. Dan satu demi satu, orang di sekitar warung mulai mati dengan cara yang mengerikan. Apakah benar warung itu mendapat keberkahan dari “penglaris”? Atau sebenarnya, ada perjanjian lama yang menuntut darah sebagai bayaran? “Kain Penglaris” adalah kisah tentang keserakahan, kutukan, dan dosa yang diwariskan dari satu generasi ke generasi lain—karena tidak ada rezeki yang datang tanpa harga.
6521 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai bau hujan
Baca
+Pustaka
Kematian Palsu Suamiku

Kematian Palsu Suamiku

Suamiku meninggal. Di hari peringatan pernikahan kami, dia nekat keluar di tengah hujan lebat untuk membeli kue buatku, tetapi malah tertabrak truk besar. Jasadnya hancur berkeping-keping, bahkan tidak bisa dikenali lagi. Adik ipar menyalahkanku, katanya aku penyebab kematian kakaknya dan tidak layak mewarisi harta suamiku. Mertuaku menangis dan menyebutku pembawa sial, lalu mengusirku dari rumah. Aku tersiksa batin setiap hari, selalu membayangkan bahwa kalau saja aku menghentikannya hari itu, mungkin dia tidak akan meninggal. Akhirnya aku jatuh sakit dan divonis kanker. Di ambang hidup dan mati, mertuaku datang menemuiku. “Dasar bodoh, percaya saja dengan apa yang dibilang orang!” Ujarnya sambil melempar foto keluarga kecil berisi tiga orang. Setelah melihat foto itu, aku langsung sesak napas dan mati dengan penuh amarah. Ternyata, suamiku tidak hanya masih hidup, tetapi juga sudah punya anak dengan pujaan hatinya. Begitu membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika pertama kali menerima kabar kematiannya.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai bau hujan
Baca
+Pustaka
Hati yang Berubah, Cinta yang Mati

Hati yang Berubah, Cinta yang Mati

Presdir yang biasanya dingin dan terhormat itu menyeretku masuk ke kamar setelah mabuk. Setelah semalaman yang kacau, dia bertanya padaku, "Mau nikah sama aku?" Entah kenapa, aku malah mengangguk. Aku kira ini adalah awal dari cinta, tapi ternyata setelah tiga tahun menjalani pernikahan rahasia dengannya, aku tetap tidak pernah mendapatkan status yang jelas. Sampai pada hari ulang tahun pernikahan kami, cinta pertamanya pulang ke negara ini. Dia meninggalkanku sendirian di restoran sampai tutup demi pergi ke bar menjemput wanita itu, sementara aku pulang dengan diguyur hujan deras. Saat aku hampir pingsan karena radang lambung akut, dia malah meninggalkanku begitu saja demi satu panggilan telepon dari cinta pertamanya itu. Di kantor, ketika wanita itu bertanya siapa aku, dia menjawab dengan nada dingin, "Cuma sekretaris." Memanfaatkan kesempatan saat dia pergi dinas bersama cinta pertamanya, aku meninggalkan surat perjanjian cerai, membereskan rumah, juga membereskan perasaanku sendiri, lalu menghilang dari dunianya.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai bau hujan
Baca
+Pustaka
Second Love

Second Love

Clara baru saja diusir dari kediamannya sendiri. Orang tuanya belum lama meninggal. Namun, bukannya mendapat topangan dari kerabatnya, mereka malah merampas semua harta yang ditinggalkan oleh kedua orang tua Clara. Clara berjalan tak tentu arah. Ia hanya diperbolehkan membawa pakaian-pakaiannya sendiri. Tanpa diberi uang sepeserpun. Ia tidur dimanapun dirasa tempat itu mampu menghalanginya dari turunnya hujan dan panas. Wajahnya yang cantik jelita mulai terlihat kotor akibat tak terawat. Siang itu, Clara beristirahat di bangku taman tempat anak-anak TK bermain. Berjalan cukup jauh membuat tubuhnya cukup lelah. Belum sempat memejamkan mata ia mendengar suara anak kecil yang memanggilnya 'mama'. "Mama? Mama ngapain disini? Kenapa mama gak pernah pulang? Papa bilang, mama pergi jauh sekali. Kenapa mama jahat sama Devan?" Ucap anak itu pada Clara. Clara hanya bisa terdiam cukup lama mendengar perkataan anak itu. Seingatnya ia belum pernah melakukan hubungan dengan siapapun. Tapi, kenapa anak ini memanggilnya mama?
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai bau hujan
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Siluman Pemakan Manusia

Terjerat Cinta Siluman Pemakan Manusia

Byul
Kruyuuukkk Rin : "Makan aku!." Ghanindra : "Aku tidak mungkin memakan orang yang kucintai walau aku sendiri harus mati." Ghanindra, seorang siluman pemakan manusia yang dikutuk oleh dewa karena ketamakannya dengan mendiami suatu gua di dalam pegunungan. Tiap 10 tahun sekali ia baru boleh keluar untuk mencari satu orang untuk dijadikan makanan dengan syarat Ghanindra harus mengabulkan permintaan dari calon korbannya. Ribuan tahun berlalu hingga zaman modern ini, datanglah seorang gadis bernama Rinjani. Rinjani yang sedang mendaki gunung bersama teman sekantornya, berlari mencari tempat berteduh akibat hujan deras yang tiba-tiba turun. Disana ia melihat gua yang cukup besar, tanpa menaruh curiga sedikitpun gadis itu langsung memasukinya. Awalnya Ghanindra ingin memakan Rinjani, tapi tak disangka setelah sekian waktu dihabiskan bersama, siluman yang tamak itu justru jatuh cinta dengan mangsanya sendiri. Apakah kisah cinta mereka berdua akan berakhir bahagia atau justru mereka harus saling mengikhlaskan karena terhalang oleh dua dunia yang berbeda?
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai bau hujan
Baca
+Pustaka
Cinta yang Mengalir Pergi

Cinta yang Mengalir Pergi

Suamiku, sang CEO, selalu mengira aku ini perempuan matre. Setiap kali pergi menemani cinta pertama yang depresinya kambuh, dia akan membelikanku satu tas Hermes edisi terbatas. Setengah tahun kami menikah, ruang wardrobe penuh sesak dengan tas-tas mahal. Sampai ketika tas yang ke-sembilan puluh sembilan kuterima, dia menyadari perubahan sikapku yang tiba-tiba. Aku tak lagi menangis histeris setiap kali dia pergi menemani wanita itu. Aku tak lagi menerjang hujan badai hanya karena satu kalimat, “Aku ingin bertemu denganmu.” Yang kupinta darinya hanyalah sebuah jimat pelindung untuk anak kami yang belum lahir. Saat kata “anak” terucap dari bibirku, tatapan Andika Kesuma sedikit melunak. “Kalau kondisi Olivia sudah membaik, aku temani kamu periksa kehamilan ke rumah sakit.” Aku hanya mengangguk dengan patuh. Aku tak memberitahunya bahwa sepuluh hari lalu… aku sudah kehilangan anak itu. Ya, aku keguguran. Antara aku dan dia kini… hanya tersisa selembar surat cerai yang menunggu untuk ditandatangani.
10.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai bau hujan
Baca
+Pustaka
HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

Rangga Wiratama, Kepala Desa Sukamukti, mendapati sesuatu yang tak masuk akal terjadi di rumahnya. Sebuah hajatan besar diselenggarakan atas namanya—tanpa seizin, tanpa perintah, dan tanpa penjelasan. Undangan tersebar ke seluruh warga desa dengan satu perintah mutlak: semua wajib hadir dan dilarang pulang sebelum diizinkan. Sejak hari pertama hajatan berlangsung, kejanggalan demi kejanggalan muncul. Musik gamelan yang seharusnya rusak kembali berbunyi. Dapur rumah terkunci dari dalam, menguar bau anyir yang tak wajar. Tamu-tamu berdatangan dengan wajah kosong, patuh tanpa bertanya. Beberapa orang yang hadir… tidak pernah terlihat lagi. Rangga berusaha mencari jawaban, namun setiap pintu informasi tertutup rapat. Para sesepuh desa justru menatapnya seolah ia bagian dari kesepakatan lama yang telah dilupakan. Perlahan, ia menyadari bahwa jabatannya sebagai kepala desa bukan sekadar posisi pemerintahan, melainkan peran penting dalam ritual turun-temurun yang mengikat seluruh desa. Hajatan itu ternyata adalah bagian dari janji leluhur—sebuah perjanjian kelam untuk menjaga keselamatan desa dengan harga nyawa manusia. Dan rumah kepala desa selalu menjadi pusatnya. Selalu. Di tengah teror yang semakin nyata, Rangga dihadapkan pada pilihan paling kejam: memutus ritual dan menghancurkan desanya, atau meneruskan hajatan dengan mengorbankan orang-orang yang ia lindungi. Namun semakin ia berusaha melawan, semakin jelas bahwa hajatan ini tidak pernah benar-benar berakhir. Ia hanya menunggu untuk diulang, dengan kepala desa yang baru… atau korban yang berbeda. Sebab di Sukamukti, tradisi lebih berkuasa daripada kebenaran, dan undangan hajatan selalu menemukan jalannya sendiri.
378 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai bau hujan
Baca
+Pustaka
Residen Rahasia Sang Dokter Pewaris

Residen Rahasia Sang Dokter Pewaris

Satu malam yang salah, satu rahasia yang mengubah hidup mereka selamanya. Lily Braun mengira hidupnya akan berakhir setelah ia melarikan diri dari ranjang seorang pria asing yang ia tiduri secara tidak sengaja. Namun, takdir justru menyeretnya masuk ke Heidelberg Universitätsklinikum sebagai residen baru, tepat di bawah pengawasan Leon Kahnwald—sang dokter bedah jenius sekaligus pewaris rumah sakit yang ia tinggalkan seminggu lalu. Leon, pria yang selama ini hanya hidup untuk ruang operasi, tidak membiarkan Lily lepas untuk kedua kalinya. Saat tahu Lily mengandung darah dagingnya, Leon melakukan hal yang paling tak terduga: membawanya pulang dan menikahinya. Lily gemetar membayangkan penolakan dari keluarga konglomerat Kahnwald. Namun, kenyataan justru berbanding terbalik. "Akhirnya, Leon! Kami pikir kau akan menikahi mikroskop selamanya!" Hans dan Sofia Kahnwald, sang pemilik tahta medis, menyambut Lily dengan tangan terbuka. Mereka tidak peduli dengan status sosial Lily; bagi mereka, Lily adalah penyelamat yang membuat putra tunggal mereka akhirnya bersikap seperti manusia biasa. Kini, Lily terjebak dalam posisi yang mustahil. Di rumah, ia adalah menantu kesayangan yang dimanjakan oleh mertua kaya raya. Namun di rumah sakit, ia tetaplah residen tahun pertama yang harus tunduk pada aturan ketat dan merahasiakan pernikahannya dari mata publik. Bagaimana Lily bisa bertahan saat Leon terus mencuri kesempatan untuk memanjakannya di koridor rumah sakit? Dan apa yang akan terjadi saat bibi Lily yang rakus mulai mencium bau kekayaan keluarga Kahnwald?
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai bau hujan
Baca
+Pustaka
Kata Cinta Membuat Sakit Hati

Kata Cinta Membuat Sakit Hati

Aku sedang hamil empat bulan, tetapi suamiku yang seorang dokter membatalkan janjinya sebanyak 16 kali untuk kami mengurus surat nikah. Pertama kali, perawat kecilnya pingsan karena melihat darah saat operasi. Aku menunggunya seharian di depan Kantor Catatan Sipil. Kedua kalinya, begitu perawat kecilnya menelepon, dia meninggalkanku di jembatan layang, hanya untuk membelikan pembalut untuk si perawat kecil. Setelah itu, setiap kali kami berencana untuk mengurus surat nikah, perawat kecilnya selalu saja membuat masalah. Terakhir kali, aku mendengar suamiku sedang sakit. Aku bergegas datang ke rumah sakit di tengah hujan deras, tetapi ternyata yang sakit adalah si perawat kecilnya. Pria itu menjaga perawat kecilnya di samping tempat tidur tanpa beranjak sedikit pun, berbohong padaku tanpa perubahan ekspresi lewat telepon. Pada saat itu, aku mulai membenci pria itu. Aku dengan tegas menggugurkan kandungan, lalu pergi. Namun, pria itu malah mengejarku hingga ke luar negeri, meminta maaf padaku.
14.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai bau hujan
Baca
+Pustaka
Ikatan Tanpa Pilihan

Ikatan Tanpa Pilihan

Bagi Grace Kannelite, cinta bukanlah sesuatu yang indah, cinta adalah kutukan. Dia telah melihat bagaimana perasaan itu menghancurkan keluarganya, membawa duka dan kehilangan yang tak berkesudahan. Karena itu, dia bersumpah untuk tidak pernah membiarkan cinta masuk ke dalam hidupnya. Namun, Rainhard Gibraltar hadir dan mengacaukan segalanya. Pria itu berbeda dari orang-orang di sekitarnya. Dia tidak memandang Grace dengan kasihan, tidak menyakitinya, tidak pula menjauhinya. Kehadirannya menenangkan, seperti hujan di tengah padang gersang. Tapi saat Rain mengucapkan kata cinta, ketakutan itu kembali. Grace memilih pergi, meyakinkan dirinya bahwa tanpa cinta, hidupnya akan tetap baik-baik saja. Sampai takdir mempertemukan mereka kembali dalam keadaan yang lebih rumit. Satu kesalahan mengubah segalanya, membuat Rain 'terikat' dengan Grace sedangkan kenyataannya Rain sudah memiliki 'ikatan' dengan yang lain. Bagaimana Grace menghadapi semua ini? menghadapi perasaan takut dan benci yang dia miliki, terlebih lagi menghadapi Rain yang ternyata begitu keras kepala.
484 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai bau hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1314151617
...
20
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status