Istri Manja Tuan Indra
"Kak Indra sebenarnya mau apa, sih, dari Keisya? Ini sudah malam loh, Keisya ngantuk dan besok ada kuliah pagi tahu. Dahlah tidur aja duluan, lagian ngapain mesti ngambil guling segala? Itu, kan, pembatas buat kita supaya Kak Indra nggak naka—-"
Keisya terperanjat saat Indra si judes—menurut Keisya sendiri membekap mulutnya sendiri. Aliran darahnya seketika memanas, tetapi sebentar-sebentar tubuh Keisya terasa dingin juga kaku. Keisya tidak dapat berbicara sepatah kata pun, ia meneguk salivanya sendiri. Setelahnya yang dirasa Keisya hanya gugup saja. 'Kak Indra dilihat dari dekat ganteng juga, ya? Manis, lesung pipinya itu loh. Eh, astaga. Ya ampun Keisya, kamu inget dong sama janji kamu bua
Chapitres populaires