Akhir Dari Segalanya
Sisa kehangatan dari mimpi itu masih terasa di dadanya, terasa sesak dan perih.
Sepuluh tahun itu memang sangat indah.
Celine menarik napas dalam-dalam, menekan sisa keterikatan dari mimpinya dan tatapannya kembali jernih, serta tegas.
Semuanya sudah berlalu.
Ke depannya, dirinya akan menjalani hidupnya sendiri.
Pesawat mendarat dengan tenang.
Di bandara yang sibuk dengan aksen yang berbeda, Celine menarik satu-satunya koper miliknya. Tanpa berhenti sedikitpun, dia langsung memesan taksi menuju kantor barunya untuk melapor.