SANG PENANTANG WURAKE
Thato Kentcerita aku sangecerita cowo sangewanitakusange sangat kangen
Akan tetapi, mungkinkah untuk diam saja?
"Aamiin... aamiin," sambungnya.
Sampai di sini sedianya aku akan izin pamit. Tapi pada saat yang sama dia juga tiba-tiba berkata, "Oh ya Nak, ngomong-ngomong rumahmu di mana? Jauh tidak dari sini? Maksudku, siapa tahu aku bisa berkunjung."
"Lumayan jauh, Pak. Di Kombungo sana rumah kami," jawabku.