PETAKA REUNI
Aku mencebik, lalu menuju kursi bulat di tengah ruangan.
“Ya ... siapa tau. Rumah ini nggak sama dengan rumah ibu kamu. Di sana banyak orang dan kamu bisa ngobrol. Sementara di sini, kamu sendirian kalo aku belum pulang.”
Aku diam sesaat. Ya, aku orang asing di rumah ini. Selain belum terbiasa, banyak hal yang belum aku ketahui di sini.
“Tapi, jangan takut. Kalo kamu nelepon, aku bakalan langsung pulang.”