Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ah! Mantap, Sayang

Ah! Mantap, Sayang

Ia meraba saku jaket kulitnya, melakukan gestur pura-pura mencari sesuatu untuk mendukung sandiwara dadakan Hazel. “Tadi aku sudah berkeliling, tapi toko yang buka sepagi ini tidak punya stok Belgian cokelat seashells. Hanya ada cokelat batang biasa, jadi tidak kubeli karena aku tahu kau pasti akan protes kalau tidak sesuai keinginan,” dusta Hexa lancar, meski dalam hati ia mengumpat kesal lantaran terjebak perihal coklat yang sama sekali ia tidak tahu. “Lagi pula, banyak toko yang masih tutup tadi, jadi aku butuh waktu lama untuk mencarinya.”
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai bercak coklat di telapak tangan
Baca
+Pustaka
Om, Nikah, Yuk!

Om, Nikah, Yuk!

Yarissa berpikir cepat, lalu dia bertanya, "Buat punggung yang bruntusan, bagusnya pakai apa, Bu?" "Yang ini." Ineke menunjuk botol cokelat. "Atau mau yang tradisional, bisa pakai yang bengkoang. Bagus buat mencerahkan kulit," lanjutnya. "Bengkoang aja, Bu. Kalau cokelat, nanti aku tambah manis dan dikerubutin semut." Gelakak kelima perempuan itu bergema di ruangan luas. Setelahnya, mereka melanjutkan perbincangan tentang persiapan acara pernikahan Dilara.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai bercak coklat di telapak tangan
Baca
+Pustaka
JEJAK HASRAT

JEJAK HASRAT

Ini adalah bunga mawar yang indah dan sekaleng cokelat kesukaan Dania lagipula menurut Supri coklat adalah salah satu makanan yang bisa meningkatkan gairah dalam bercinta. Setibanya di rumah Dania, Supri mendapati bahwa Sopyan sudah berangkat ke pabrik. Dia bernapas lega dan memastikan semuanya berjalan sesuai rencana. Dengan hati yang berdebar-debar, Supri mengetuk pintu rumah Dania.
1043.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai bercak coklat di telapak tangan
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Kedua tangannya terus membetulkan letak dasi kupu-kupu coklat yang melengkapi kemeja krem serta jas hitamnya. “Kamu terlihat seperti dessert berjalan,” celetuk Sander yang sempat memperhatikan gerak-gerik Ben selama beberapa menit dari tempatnya duduk. “Kenapa harus warna coklat? Bisa-bisa kamu berbaur dengan dekorasinya.”
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai bercak coklat di telapak tangan
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Nona Dingin

Pembalasan Dendam Nona Dingin

"Oh begitu, terima kasih, Om Bek." Black D lalu duduk di sebelahnya, mencoba menghibur. "Kau tahu, Ci, ada dua jenis cokelat di dunia ini. Cokelat yang enak dan cokelat yang membuatmu bahagia. Sayangnya, aku hanya punya yang enak." Ziva tertawa kecil mendengar lelucon garing Black D. "Om selalu tahu cara membuatku tertawa, meski lelucon Om sangat garing."
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai bercak coklat di telapak tangan
Baca
+Pustaka
My Favorit Servant

My Favorit Servant

Dia terdiam sejenak, menatap cokelat yang belum sempat masuk ke dalam mulutnya. "Bagaimana kalau ada racunnya? Atau ilmu guna-guna? Astaga, dia meletakkan apa di dalam cokelat ini?" ucapnya pelan, memperhatikan bentuk dan warna. Bahkan Arinda mendekatkannya ke hidung. Mencium baunya, sama, ini bau cokelat murni yang tak tercampur apapun. Dia memperhatikan sekitar, lalu menarik napasnya dan melangkah lagi sambil mulai memakan cokelat itu.
1031.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 996 kali sebagai bercak coklat di telapak tangan
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
CahyaGumilar79
Satu kata untuk Aini.... Hebat💪💪💪💪💪❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️😗😗❤️❤️😗😗❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️😗😗😗😗😗😗😗❤️❤️❤️😗😗😗❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️ Satu kata lagi, Kren.... Udah ya dua kata aja, ga ada yang harus di komenin
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
A Wish

A Wish

Lalu berjalan ke arah rak makanan, ingin membeli cemilan. "Udah lama ngga makan coklat." Bisiknya pada coklat kesukaannya yang hanya tinggal satu. Tangan lentiknya terulur untuk mengambil coklat itu, namun tertahan saat ada orang lain yang mengambil coklat itu lebih dulu. Ah, sial! Dia kalah cepat. Gadis itu menggigit bibirnya kesal. Menoleh ke samping, ke arah gadis lain yang memegang coklat itu sambil membolak-balikkan coklat yang barusan dia ambil.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai bercak coklat di telapak tangan
Baca
+Pustaka
RELATIOXIC RULES

RELATIOXIC RULES

kata Belle heran. “Sepertinya aku sudah berubah pikiran,” kata Alexa sambil tertawa kecil. Alexa mengitari setiap penjuru toko tersebut dan langkahnya terhenti pada sebuah rak yang menjual aneka cokelat yang menggemaskan. Belle dan Kayla menatap Alexa aneh. “Menurut kalian, kalau cowok dikasih cokelat model kayak gini dia suka gak, ya?” tanya Alexa.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai bercak coklat di telapak tangan
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

ucapku, enggan mengakui sesuatu yang bisa membuatnya besar kepala. Kemudian aku melanjutkan minum minuman coklat dingin ini yang enaknya luar biasa. Aku melirik gambar di dinding yang menampilkan minuman seperti di depanku ini. ‘Chocolate Hazelnut. Aku tandain ini.’ *****
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33.9K kali sebagai bercak coklat di telapak tangan
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Baca Semua Ulasan
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

"Itu terlalu merepotkan. Aku punya cara yang bisa langsung membuktikan sekarang juga racun apa yang membuat korban mati." Ahli forensik itu mengangkat alis, bertanya dengan penasaran, "Apa buktinya?" Bradford menunjuk korban. "Lihat, di leher korban ada bercak mayat berwarna cokelat sebesar kuku jari. Aku yakin di bagian dada korban, sekarang juga ada beberapa bercak cokelat sebesar buah kenari." "Benarkah?" Ahli forensik itu mengenakan sarung tangan, membuka pakaian atas korban, memperlihatkan bagian dadanya.
10273.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai bercak coklat di telapak tangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status