Takdir Dinda
Terlihat sekali, kak Etha sayang bu Sonia, kekuatirannya begitu terlihat.
Bajaj jalannya sudah melaju kencang, masih disuruh kencang lagi, sampai Abang bajaj ikut panik.
"Jangan kencang-kencang pak, bahaya,” kata Dinda pada supir bajaj.
“Saya bingung nih, Ibu yang satu maunya ngebut,” jawab pak supir bajaj.
“Jangan ngebut. Keselamatan lebih utama,” kata Dinda lagi.
Hot Chapters