Terjebak Pernikahan Berduri
"Pa, aku memang tidak pernah mengatakan ini sebelumnya. Tapi aku menginginkan hubungan pernikahan yang alami, aku menginginkan seorang istri yang bisa aku banggakan. Seseorang yang berasal dari kelas yang sama sepertiku, yang ambisinya sebesar ambisiku, yang cerdas dan ... penyayang. Seperti Bianca."
Dalam kepalanya, wajah Bianca memanggilnya dengan lembut, meminta kehadirannya seperti dulu dan itu selalu membuatnya tak bisa berpikir jernih.
"Ah ... Bianca," ujar Kenzo dengan sebelah alis terangkat, lalu mencondongkan tubuh ke depan. "Iya, aku pikir sekarang waktunya kamu mempertimbangkan Bianca. Di mana Bianca saat semua ini terjadi?"
Bab Populer