Brondong Sewaan
Aku tak ingin menjadi orang yang gegabah dalam melangkah, setiap baik dan buruk selalu aku pikirkan.
Koswara menunggu di dalam mobil, saat aku berkali-kali turun menemui setiap agen yang kucari. “Kenapa lagi Teh?” tanyanya sesaat setelah aku masuk ke dalam mobil. “Kemahalan Kos. Harga yang mereka tawarkan tinggi banget.” jawabku malas. “Memangnya minta berapa Teh, si AA nya?” “250 juta. Sedangkan budget saya maximum hanya 100 juta.” tambahku seraya menyalakan mesin mobil. “Apa 100 juta!? Apa saya gak salah dengar Teh?” tanya Koswara setengah berteriak. “Enggak Kos, memang rata-rata segitu untuk sewa satu tahun.” terangku datar. “Kalau 100 juta sih saya juga mau Teh!” seru Koswara membuyarkan