Putra Naga Pangeran Yang Terbuang
Dia mengamati Aprilia, “Karena aku sudah berjanji kepada ibumu untuk menjagamu. Kau tak boleh mati sebelum aku mati. Jadi kalau kau ingin mati, langkahi mayatku dulu.”
Mata Aprilia terpejam. Dia tak akan mungkin menyakiti ayahnya. Perlahan-lahan tubuh Belzagum membesar, awalnya punggungnya, yang kemudian disusul muncul sepasang sayap hitam besar, tubuhnya berubah menjadi merah darah, setelah itu sisik-sisik tumbuh di sekujur tubuhnya. Tangannya pun membesar. Kalau tadi dia membopong Aprilia dengan susah payah, kini ia cukup menggenggam Aprilia dengan satu tangan, setelah itu dia pun terbang, menyisakan jejak pijakan di atas bebatuan granit.
* * *
Hot Chapters