Pendekar Kera Sakti
Baraka sengaja pandangi gadis itu dengan sorot pandangan mata yang lembut, tutur katanya pun terdengar pelan dan penuh kelembutan, "Kurasa kau orangnya Ratu Cadar Jenazah, Kuakui sang Ratu cukup pandai memilih utusan secantik kau, Nona. Pria mana yang tak akan luluh hatinya melihat kecantikanmu. Sekalipun sebenarnya hatiku sudah kutahan untuk tidak menyerah padamu, nyatanya aku tak bisa menahan kekerasan hatiku demi melihat kecantikanmu dari jarak sedekat ini."
"Aku bukan orangnya Ratu Cadar Jenazah!" ketus gadis itu.
"Ah, kau sembunyikan identitasmu, Nona. Tak perlu berbohong, nanti nilai kecantikanmu berkurang."
"Aku nggak bohong! Aku memang bukan orangnya Ratu Cadar Jenazah. Aku utusan da
Hot Chapters