Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MOIROE

MOIROE

sahut Forseti dengan tenang. Semua orang belum sempat bereaksi, ketika Forseti mengeluarkan belati berwarna biru dan menyayat pergelangan tangannya sendiri, perlahan-lahan darah menetes ke atas permukaan salju, menciptakan kontras yang aneh antara putih dan merah.
1026.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang binor
Read
+Library
MATE

MATE

Peristiwa enam belas tahun yang lalu, peristiwa besar yang telah menghabiskan nyawa dua puluh ribu pack di bawa bantaian Darkmoon pack, pack yang dipimpin Dave sebelumnya. “Kita sudah hancur, Luna. Mereka sudah menang dan sekarang mereka sedang mencari keberadaan Luna. Karena itulah saya datang untuk memperingatkan Luna. Cepatlah pergi dari sini, Luna. Pergi dan sembunyilah di tempat dimana mereka tak akan menangkap Anda dan juga bayi anda. Ini adalah pesan terakhir yang saya terima dari Beta,” ucap Forel dengan air mata yang sudah berlinang. Sedangkan aku hanya bisa mematung ditempat. Kakiku terasa lemas dan lidahku terasa kaku untuk bicara. Aku tak tau lagi reaksi seperti apa yang harus ku
109.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 378 Beses bilang binor
Read
+Library
Cahaya Biru

Cahaya Biru

Baru saja kami melangkahkan kaki di trotoar, Radit dan Jeno sudah berdiri di depan pintu masuk sekolah dengan ekspresi terkejut. "Loh, kalian bertiga berangkat bareng?" Radit mengangkat alisnya, melihat kami bertiga yang biasanya datang terpisah. Jeno, dengan mata yang tidak lepas dari mobil mewah yang baru saja kami parkir, bertanya dengan rasa penasaran yang tinggi, "Wih, mobil lo baru Bi?" Biru, yang masih tersenyum lebar, memandang mobil tersebut sebelum menjawab, "Bukan mobil gue. Mobil punya bini gue," katanya dengan nada bangga.
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 47 Beses bilang binor
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Sekadar mengikutsertakan akun Baskara di foto itu, tag. Selesai dirasa, Joi kembali menikmati sayur-sayurnya. Terlebih pada brokoli yang Mama Joi masak tumis. Huh, sedap tak ada lawan. Joi pun sampai menjilati ujung jarinya lantaran rasa luar biasa. Namun, bunyi notifikasi membuyar suasana indah itu, lagi. Ia ambil kasar ponsel bersampul hitam itu.
7.52.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 108 Beses bilang binor
Read
+Library
Choice

Choice

“Sudah dipesenin, Sayang. Nggak bisa dicancel.” Ririn hanya mampu merengut sebal. Ray memberikan ponsel ke Riyan. Riyan tertawa saat melihat stiker yang menempel di casing bagian belakang ponsel. Sadar ternyata itu ponselnya. Ponsel dan casing mereka memang sama. Hanya stiker di casing yang membedakan. “Sialan, maling kelas hiu.” Riyan membaca notifikasi SMS banking di ponselnya. “Ray, lagi kesurupan genderuwo, makan banyak amat.”
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 48 Beses bilang binor
Read
+Library
Bintangku

Bintangku

"Mana kado untukku?" Nabila pun segera mengeluarkan kotak kecil dengan pita besar di atas kotanya, dari dalam tas dan memberikan itu kepada Lintang. "Aku yang membuat desainnya. Semoga kamu suka." "Eh?" Lintang segera membuka kadonya dan menatap sebuah kalung dengan liontin berbentuk bintang yang memiliki batu ruby kecil yang bersinar di dalamnya.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang binor
Read
+Library
Binti Raharjo

Binti Raharjo

Untung puntung rokok yang berwarna abu-abu itu jatuh lalu terbang dibawa angin di sore hari ini. "Bayinya cowok," ujarnya sambil meringis. "Apa aku bisa memberikan nama untuknya, Pak?" "Ehmm, boleh. Saya juga belum punya nama. Memang benar bayinya cowok?" Maziyah mengangguk. "Namanya Maldini." "Pemain bola? Kasihan, masnya tadi sakit keseleo karena bermain bola." "Masnya nggak keseleo. Ada jin di jempol kakinya."
102.5K viewsOn holdIdinagdag sa Library 50 Beses bilang binor
Read
+Library
Alice

Alice

Alice menghembuskan nafasnya kasar, melihat Sendy yang tidak mendapat kan boneka apapun, semenatar Sendy pun sudah kelihatan sangat emosi. "Lama-lama i bongkar mesin ini!" bentak Sendy sambil memukul alat yang di gunakan untuk menggerakkan penjepit tersebut. Alice menggelengkan kepalanya, dia mendekat ke Sendy dan memasukkan koin nya untuk memainkan nya tersebut. "Kalau gue dapat, lo harus bayar boneka yang gue dapet," tantang Alice membuat Sendy memutar bola matanya malas.
105.9K viewsOn holdIdinagdag sa Library 211 Beses bilang binor
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status