Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MOIROE

MOIROE

sahut Forseti dengan tenang. Semua orang belum sempat bereaksi, ketika Forseti mengeluarkan belati berwarna biru dan menyayat pergelangan tangannya sendiri, perlahan-lahan darah menetes ke atas permukaan salju, menciptakan kontras yang aneh antara putih dan merah.
1026.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as binor
Read
+Library
Cahaya Biru

Cahaya Biru

Baru saja kami melangkahkan kaki di trotoar, Radit dan Jeno sudah berdiri di depan pintu masuk sekolah dengan ekspresi terkejut. "Loh, kalian bertiga berangkat bareng?" Radit mengangkat alisnya, melihat kami bertiga yang biasanya datang terpisah. Jeno, dengan mata yang tidak lepas dari mobil mewah yang baru saja kami parkir, bertanya dengan rasa penasaran yang tinggi, "Wih, mobil lo baru Bi?" Biru, yang masih tersenyum lebar, memandang mobil tersebut sebelum menjawab, "Bukan mobil gue. Mobil punya bini gue," katanya dengan nada bangga.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as binor
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Sekadar mengikutsertakan akun Baskara di foto itu, tag. Selesai dirasa, Joi kembali menikmati sayur-sayurnya. Terlebih pada brokoli yang Mama Joi masak tumis. Huh, sedap tak ada lawan. Joi pun sampai menjilati ujung jarinya lantaran rasa luar biasa. Namun, bunyi notifikasi membuyar suasana indah itu, lagi. Ia ambil kasar ponsel bersampul hitam itu.
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as binor
Read
+Library
Choice

Choice

“Sudah dipesenin, Sayang. Nggak bisa dicancel.” Ririn hanya mampu merengut sebal. Ray memberikan ponsel ke Riyan. Riyan tertawa saat melihat stiker yang menempel di casing bagian belakang ponsel. Sadar ternyata itu ponselnya. Ponsel dan casing mereka memang sama. Hanya stiker di casing yang membedakan. “Sialan, maling kelas hiu.” Riyan membaca notifikasi SMS banking di ponselnya. “Ray, lagi kesurupan genderuwo, makan banyak amat.”
102.7K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as binor
Read
+Library
Bintangku

Bintangku

"Mana kado untukku?" Nabila pun segera mengeluarkan kotak kecil dengan pita besar di atas kotanya, dari dalam tas dan memberikan itu kepada Lintang. "Aku yang membuat desainnya. Semoga kamu suka." "Eh?" Lintang segera membuka kadonya dan menatap sebuah kalung dengan liontin berbentuk bintang yang memiliki batu ruby kecil yang bersinar di dalamnya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as binor
Read
+Library
Binti Raharjo

Binti Raharjo

Untung puntung rokok yang berwarna abu-abu itu jatuh lalu terbang dibawa angin di sore hari ini. "Bayinya cowok," ujarnya sambil meringis. "Apa aku bisa memberikan nama untuknya, Pak?" "Ehmm, boleh. Saya juga belum punya nama. Memang benar bayinya cowok?" Maziyah mengangguk. "Namanya Maldini." "Pemain bola? Kasihan, masnya tadi sakit keseleo karena bermain bola." "Masnya nggak keseleo. Ada jin di jempol kakinya."
102.7K viewsOn holdAdded to Library 53 Times as binor
Read
+Library
Alice

Alice

Alice menghembuskan nafasnya kasar, melihat Sendy yang tidak mendapat kan boneka apapun, semenatar Sendy pun sudah kelihatan sangat emosi. "Lama-lama i bongkar mesin ini!" bentak Sendy sambil memukul alat yang di gunakan untuk menggerakkan penjepit tersebut. Alice menggelengkan kepalanya, dia mendekat ke Sendy dan memasukkan koin nya untuk memainkan nya tersebut. "Kalau gue dapat, lo harus bayar boneka yang gue dapet," tantang Alice membuat Sendy memutar bola matanya malas.
106.1K viewsOn holdAdded to Library 217 Times as binor
Read
+Library
BERONDONG

BERONDONG

"Sure honey. My time, my body, my love just for you. We will do it till sunset come. I will make you screaming under me" Skor 1-0.
108.4K viewsOngoingAdded to Library 301 Times as binor
Read
+Library
BATARI

BATARI

Mata biru cerahnya tajam, geraknya efisien, dan diamnya terasa seperti peringatan. Batari mendapatkan hak yang sama seperti Seline: kartu kredit tanpa batas, kartu debit tiga digit dan seorang asisten pribadi untuk memastikan ia tidak jatuh… atau dijatuhkan. Hadiah yang manis, dengan rasa logam di ujung lidah.
10674 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as binor
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

Belum lagi ia mengucapkan kata halo, Bara langsung saja memberondonganya dengan kabar yang mengejutkannya. "Van, lo jadi laki bagaimana sih? Itu bini lo keujanan dan neduh di emperan toko orang! Nggak kesian apa lo sama bini sendiri? Kalo lo nggak bisa ngelindungin, udah buat gue aja. Gue serius!" "Hah? Bini gue keujanan dan neduh di emperan toko? Di daerah mana Bar? Lo-lo tolong jagain bentaran ya? Gu-gue nyusulin ke sana sekarang. Tolong banget ya Bar?"
1030.3K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as binor
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status