BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR
Lampard46bangun tidur tiba tiba ada bekas cakaranberkutat dengan laptoptiba tiba terbangun dan jantung berdebartiba tiba lemas dan keringat dingin
Resonansi skill kapak di tanganku mulai terasa panas, seolah-olah kapak besi berat ini sudah tidak sabar untuk mematahkan tombak mengkilap milik Ribak.
"Tiga putaran, ya?" sahutku sembari menyeimbangkan posisi kapak beratku. Aku menatapnya dengan pandangan meremehkan yang tak kalah tajam. "Kapakku sudah memakan banyak nyawa tanpa nama. Karena kau terlihat seperti seorang kesatria, sebutkan namamu. Aku akan mengingatnya sebelum mengalahkanmu. Jangan khawatir, aku akan membiarkanmu hidup."
"Namaku adalah Ribak Sinambela!" serunya sembari memutar tombaknya ke bawah, bersiap melakukan manuver pembuka. "Lalu bagaimana denganmu? Pemimpin Desa Parombunan atau Ahli Strategi Bonaga?"