PELAKOR KAPOK
sungutnya.
"Sabar dong! Aku kan lagi hamil," kilahku. Namanya juga perempuan, harus selalu menang dong.
Di sepanjang jalan aku tidak habis pikir, kenapa sepupuku yang terkenal kaya, tampan, dan sukses itu mau nikah sama janda, punya anak lagi, gak salah milih calon istri gitu?
"Acaranya dimana?" tanya Mas Lengga.
"Di hotel Adnita, Mas," cetusku.