Bimbingan Malam Dengan Dosenku
"Aku telah berusaha keras untuk menjadi istri yang baik dan bertanggung jawab atas pilihanku sendiri. Tapi ternyata, itu justru membawa penderitaan yang lebih besar. Aku ingin segera mengakhiri ini, terlalu berat berjalan di sisi seseorang yang tidak pernah menatap ke arahku. Dan aku tidak ingin menjadi istri dari pria yang sudah tidak lagi aku cintai."
Mata Reihan melebar. Kalimat terakhir itu menghantam egonya telak.
"Suami yang sudah tidak dicintai...?" gumamnya lirih, dengan suara bergetar.
Namun, beberapa saat kemudian, sebuah senyum tipis yang getir tersungging di bibirnya.
“Jadi… ini alasannya,” ucapnya lirih.
"Dia melakukan tindakan konyol seperti ini, hanya karena ingin mendengar un