Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Boss

My Boss

ucap Zack. "Baiklah Zack. Dari sekian banyaknya tamu yang hadir. Yang manakah penulis dari karya yang berjudul My Boss?" tanya Jimmy penasaran. "Sepertinya pak Jimmy belum beruntung hari ini. Dia ijin pulang terlebih dahulu sebelum acara selesai. Maklum kondisinya sedang tidak enak badan." jawab Zack. Wajah Jimmy seketika terlihat cemas. "Tidak enak badan?"
9.8101.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.2K Beses bilang bossy bear
Read
+Library
The Boss and I

The Boss and I

Sepertinya kehidupannya ke depan juga akan semakin baik. Tiba-tiba ada panggilan video yang masuk, membuat Madeline terkejut. Nama pemanggil disimpan dengan nama boss. Ini pasti panggilan dari Maximillian Qin. Madeline menjawab panggilan itu dan wajah pria itu memenuhi layar ponsel yang cukup lebar. Hal pertama yang dilakukan Madeline adalah melihat ke latar belakang di mana pria itu berada. Tidak ada yang dapat dilihat, hanya langit malam yang menjadi latar belakang.
9.922.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 451 Beses bilang bossy bear
Read
+Library
Oh, My Boss

Oh, My Boss

**** Seisi kantor membicarakan kedatangan Reina, mantan kekasih sang bos. Linda acuh dan memilih mengerjakan pekerjaannya. "Parfumnya enak banget, belum pernah gue nyium yang kayaak gitu." Teman Linda berbisik pada yang lain. "Ya namanya higt class. Kita apa atuh." Kikikan kecil keluar dari mulut mereka dan telinga Linda menangkap dengan baik. Sebenarnya merasa terganggu akan tetapi karena yang rumpi di pojokan sana adalah seniornya. Ia hanya mampu memasang headset yang bersuarakan lagu kesukaannya.
102.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 83 Beses bilang bossy bear
Read
+Library
The Wild Boss

The Wild Boss

Iris mata coklatnya lurus menatap ke depan, pada seorang gadis yang hanya memakai bikini berwarna merah di malam berangin seperti saat itu. Gadis itu menari erotis sembari mengangkat bendera start tinggi-tinggi ke udara, lalu dia turunkan bendera itu hingga ujungnya menyentuh aspal. Itulah pertanda balapan dimulai detik itu juga. Quentin lihai menggerakkan persneling seraya menginjak pedal gas. Ford Mustang generasi pertama itu melaju kencang mengalahkan sport BMW milik Crow.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang bossy bear
Read
+Library
My Monstrous Boss

My Monstrous Boss

Mendengar Nata datang, Satya membuka matanya lalu tertawa. “Mengapa kamu kesal begitu? Apakah karena aku lebih tampan dari kamu? Kamu bahkan menyebutku bos sialan.” lanjutnya dengan tertawa terbahak – bahak. Yang diejek mendengus kesal, ia memang sudah mengetahui kemampuan bosnya. Meskipun sudah merasakannya berulang kali, rasanya tetap mengerikan. “Saya tahu, anda bukan manusia. Jadi berhenti menguping apa yang saya omongkan. Itu menjijikkan.”
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 91 Beses bilang bossy bear
Read
+Library
Bos, I'm Pregnant!

Bos, I'm Pregnant!

"Selama dua tahun ini, gue terjebak dalam kegilaan yang gue buat sendiri, Sel. Gue dan Pak Sean... kita bukan cuma sebatas atasan dan sekretaris. Kita punya kesepakatan BOS WITH BENEFIT." Giselle tersedak minumannya. "Apa? Pak Sean, Sean Narendra CEO mudah yang terkenal dingin dan kejam di seluruh penjuru Asia?! Far, lo sadar apa yang lo lakuin?" tanya Giselle tidak percaya. "Jangan bilang itu anak Sean Narendra?!" tanya Giselle, dan Fara mengangguk pelan.
9.720.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 499 Beses bilang bossy bear
Read
+Library
Innocent Boss

Innocent Boss

*Terimalah lagu ini Dari orang biasa Tapi cintaku padamu luar biasa* Terpampang nama Bos gokil nan tampan di layar HP-ku. "Ha ... lo." Belum sempat aku selesai ngomong. Penelpon di seberang sudah angkat bicara.
2.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 61 Beses bilang bossy bear
Read
+Library
My Devil Boss

My Devil Boss

ucap seorang pria berkacamata. "Hem." Mobil tersebut, berjalan dengan kecepatan sedang dari arah kemudi sang pria berkacamata bisa melihat sang boss dalam kondisi yang tidak baik. "Tidak usah melirik gue seperti itu," ucapnya ketus. Pria berkacamata itu segera memalingkan pandangannya. "Aldo," panggil sang boss. Pria berkacamata yang bernama Aldo itu melirik sang boss dari balik kaca spion yang berada di tengah.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 105 Beses bilang bossy bear
Read
+Library
My Ex Boss

My Ex Boss

Masih bisa dilihat gadis itu memajukan bibir sambil mengganti sepatu dengan sandal itu. "Ini gara-gara si Herdy bos kejam itu. Seenaknya saja menyuruh lembur sampe malam seperti ini. Semoga dia berumur panjang." Reksa mengerjap. Bos kejam, tetapi masih didoakan berumur panjang. "Tapi penyakitan!" lanjut gadis itu membuat Reksa melotot. Apa? Reksa menelan ludah. Ini, sih, bukan doa, tetapi sumpah sarapah.
10111.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.9K Beses bilang bossy bear
Read
+Library
My Possesive Boss

My Possesive Boss

teriak wanita itu heboh dan panik. Jujur, Alicia belum pernah bertemu langsung dengan bosnya. Katanya sih bos baru dan gosipnya, lelaki itu memiliki wajah tampan setampan idol korea. "LICE! KENAPA BENGONG? AYO BERESIN MEJA KAMU, NANTI DIMARAHIN PAK BOS KALO BERANTAKAN," teriak wanita tadi masih dengan mode panik dan heboh.
3.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 114 Beses bilang bossy bear
Read
+Library
PREV
123456

Mga Madalas Itanong

Masha's parents in 'Masha and the Bear' are these wonderfully mysterious figures who never really show their faces, but their presence is felt throughout the series. It's like they're the ultimate 'hands-off' parents, trusting their hyperactive daughter to roam the forest with a giant bear as her guardian. The dad appears briefly in the first episode, dropping Masha off at the train station with zero hesitation—like, 'Here, Bear, deal with this tiny tornado.' The mom? Even more elusive. But that absence creates this hilarious dynamic where Masha's boundless energy and curiosity go completely unchecked, leading to all the chaos we love. There's something oddly relatable about parents who just... let kids be kids, even if it means turning a bear's life upside down.

What fascinates me is how the show subtly comments on parenting styles through their absence. Masha's folks aren't neglectful; they're just... vibing somewhere offscreen, probably drinking tea while their kid reinvents the word 'mischief.' It makes you wonder if they know about the bear's suffering (poor guy!) or if they're just blissfully unaware. Either way, their lack of screen time becomes a running gag that adds to the show's charm.

I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status