Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kau Adalah Obatku

Kau Adalah Obatku

Sampai tubuh ini menjadi semakin tak terkendali, hampir membuatku mengeluarkan suara desahan di depan umum. Maka, menahan rasa malu yang luar biasa, aku pergi menemui dokter dan mendapatkan obat. Namun kali ini, karena terburu-buru berangkat ke acara gathering, aku lupa membawa kotak obatku. Dan entah kapan aku bisa pulang ke rumah. Aku menekan rasa takutku, meyakinkan diri untuk tetap tenang sambil mengikuti di belakang.
88.8K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as box obat
Read
+Library
Sindiran Pedas Istri Kedua

Sindiran Pedas Istri Kedua

pungkas dokter berkulit bening itu. Selama perbicangan dengan dokter tadi, kentara sekali dominasi Obi. Dia sangat antusias. Selayaknya calon orang tua baru, tentu reaksi itu tidak berlebihan. Apalagi yang diberikan pada kami melebihi yang diinginkan. Selama menunggu obat di ruang tunggu apotek, Obi nampak khusuk dengan ponselnya.
1092.8K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as box obat
Read
+Library
Palung Cinta Mafia

Palung Cinta Mafia

Dengan gembira ia membawa obat itu kepada Kalvi setelah menyampari cowok itu ke rumahnya. "Kalvi, ini obat untuk kamu. Itu obat buat mengobati itumu yang sakit," Migy menyerahkan dengan senang. Kalvi menerima obat itu. Ia melihat kemasan obat herbal itu, tiga detik berikutnya mata Kalvi nyaris melompat keluar. Itu adalah obat pembesar organ intim pria. "Hahaha... Migy, lo yakin ini buat gue?" kata Kalvi masih tak percaya.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as box obat
Read
+Library
OBAT TIDUR UNTUK ISTRIKU

OBAT TIDUR UNTUK ISTRIKU

Bekas garukannya semakin memerah, bahkan karena terlalu kencangnya dia menggaruk terlihat lecet. "Mas belikan saja, obat alergi di apotik," pinta Raya, lalu menyebutkan sebuah merk obat. Raya mengaku alergi dingin, badannya akan bentol - bentol kalau udara dingin. Karena itu mungkin reaksi obat sakit perut dari Hana, membuat Raya seperti ini. "Mas, mau mandi dulu. Nanti mas belikan obat," ucapku kemudian.
1050.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as box obat
Read
+Library
Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

puji Caleb sambil tersenyum hangat. “Ingat, obat ini adalah alat bantu, bukan penyembuh. Tujuannya adalah untuk menstabilkan kondisimu sementara kita bekerja sama untuk menyembuhkan akar permasalahannya.” Dia menatap Laura dengan penuh perhatian. “Ada efek samping yang mungkin kau rasakan, seperti mulut kering atau pusing di awal. Jika itu terjadi, jangan panik. Itu hal yang normal. Tapi jika efeknya menjadi lebih berat atau kau merasa tidak nyaman, segera hubungi aku.” “Baik, Dokter. Aku mengerti,” jawab Laura lagi, kali ini suaranya lebih mantap.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as box obat
Read
+Library
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Lanjutnya seraya menyerahkan kotak obat itu pada Lara. “Makasih, Bu.” Ujar Lara saat menerimanya, Lara kemudian membuka kotak itu. “Minyak angin, obat demam, obat lambung, obat flu, obat batuk, vitamin c, obat merah, lation anti nyamuk.” Gumam Lara ketika melihat satu persatu benda di dalam kotak obat itu. “Lengkat banget, Bu.” Serunya. “Ya, soalnya untuk urusan kesehatan kamu sendiri aja Ibu yang lebih tahu.” Ucap Ibunya.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as box obat
Read
+Library
Oh Baby (INDONESIA)

Oh Baby (INDONESIA)

Suasana sedikit mencair sehingga Shopia merasa nyaman. "Aku rasa ada yang lebih baik dari mandi busa." Kepala Sophia menggeleng tidak setuju. "Tidak ada yang lebih baik dari mandi busa aroma therapy." "Tidak, Sophie. Pelukan adalah obat penghilang stres yang terbaik," ucap Edmund kembali menarik Sophia ke dalam pelukan. Tidak ada lagi rontaan yang dilakukan perempuan itu. Rasa takutnya hilang dan digantikan dengan rasa nyaman.
109.3K viewsOngoingAdded to Library 296 Times as box obat
Read
+Library
OBSESI MANTAN SUAMI

OBSESI MANTAN SUAMI

celetuk Sarah dengan berani, sehingga Marni yang hendak membuka mulutnya, seketika menutupnya. "Kalau begitu, pantas saja Satria kejang-kejang. Tapi, kalian jangan khawatir, karena kejang-kejang yang Satria alami, masih dalam batas wajar. Jadi kalian berdua tidak perlu panik. Oh ya, nanti akan saya resepkan obat penurun panas yang cocok untuk Satria," pungkas Hilman. Lelaki itu lantas membalikkan badannya, kembali masuk ke dalam ruangan dimana sang perawat kini menatapnya dengan senyum dikulum.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as box obat
Read
+Library
SUAMI TAK TERSENTUH

SUAMI TAK TERSENTUH

"Oh, beneran nih? Ya, udah kalau gitu, terima kasih lagi untuk sambutannya, aku cuma mau nanya sesuatu yang aku sendiri bingung memastikannya, aku mau ketemu dokter rasanya juga sungkan, karena kebetulan kita ketemu, aku mau nanya, mungkin aja kamu tahu ini obat apa?" Laura memberikan obat yang ia masukan ke plastik kedap udara khusus obat pada Mitha. Mitha menerima obat itu dengan wajah yang serius. Memperhatikan sejenak, dengan kening berkerut. "Ini obat penenang," katanya pada Laura dan wajah Laura berubah mendengar apa yang dikatakannya. "Obat penenang itu fungsinya buat apa? Maksudku untuk penyakit apa?"
1043.4K viewsCompletedAdded to Library 911 Times as box obat
Show Reviews (16)
Read
+Library
Dell Wang
berat banget jadi Kenriki, pria lurus dan baik baik itu berbeda dengan pria serampangan, Kenriki trauma karena dia perjaka tapi dilecehkan dengan sangat tidak manusiawi, geram sangat aku dengan perempuan jablai itu, tapi jujur aku suka buku ini karena bnyk pria kagak bisa spek up kalo dilecehkan ya
Moreno Marcelino
Senpai Himura itu memang penulis yang bisa menjadi contoh baik untuk pembacanya, bukan cuma bisa menulis bijak tapi bisa jadi contoh, buktinya dia tidak pernah bermusuhan dengan mantannya, aku setuju dengan Kenriki dan Laura memotivasi memang, baper aku baca ini buku, sweetnya tidak murahan, real!
Read All Reviews
Reinkarnasi Menjadi Istri Presdir Dingin

Reinkarnasi Menjadi Istri Presdir Dingin

Ia segera meraih ponsel, mengetik sesuatu dengan cepat, lalu memperlihatkan sebuah gambar obat kepada Medina. “Apakah ini obat yang anda maksud?” tanyanya. Medina menatap layar ponsel itu. Tubuhnya seakan membeku. Dengan suara nyaris tak terdengar, ia mengangguk. Dokter menarik napas panjang, nadanya berubah berat. “Bu… ini bukan obat penguat kandungan.” Medina menatapnya dengan mata melebar, tubuhnya bergetar. “Lalu… ini apa, Dok?”
9.418.6K viewsOngoingAdded to Library 520 Times as box obat
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status