Sentuh Aku, Om Dokter!
Om Bagas memberikanku sebuah obat kaplet berwarna hijau dan segelas air putih.
"Ini obat apa, Om?" tanyaku bingung memerhatikan obat itu. "Kalau vitamin, aku tadi pagi sudah meminumnya."
"Bukan vitamin, tapi ini obat magh. Tadi 'kan perutmu sempat sakit, takutnya ada magh, jadi minum ini dulu," jelasnya dengan nada lembut, berusaha meyakinkanku.
Aku mengangguk. Aku segera menengguk obat itu, lalu meminum air putih untuk membilasnya. Rasanya sedikit pahit, tapi aku berusaha menelannya.
Hot Chapters