Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Dinginku Menyesal Setelah Berpisah

Suami Dinginku Menyesal Setelah Berpisah

“Kalau Kak Indira yang menikah sama Kak Cakra, pasti aku jadi ipar paling bahagia. Kita bisa shopping bareng, hangout, bahas tren fashion.” Sandrina berhenti sejenak, lalu menatap Saira dengan senyum sinis. “Sekarang malah punya ipar yang... selera bajunya aja nol. Mandul lagi.” “Sandrina, jaga ucapanmu!” tegur Ambar dengan nada tegas, tatapannya tajam mengarah ke putrinya. “Tidak pantas bicara seperti itu.”
8.77.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai sindiran pedas kata kata pamer
Baca
+Pustaka
Tak Apa Jadi Istri Kedua, yang Penting Soleha

Tak Apa Jadi Istri Kedua, yang Penting Soleha

Meskipun itu kontaknya bercanda, tapi kalau terus diulang-ulang setiap hari, kayaknya bukan candaan lagi, tapi lebih ke meremehkan atau menghina. Ada banyak ucapan pedas lain yang cukup menyentil dan masih terus kuingat. "Rin, kalau mandi yang bersih, biar kulitmu yang item tebel tuh bisa cerahan sedikit! Seenggaknya nggak gelap-gelap amat!" "Kok itu mau longgar banget sih Rin nggak enak lagi buat dipakai. Atas bawah kendor semua," Ya Allah rasanya aku mau menangis jika ingat kata-kata hinaan itu.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai sindiran pedas kata kata pamer
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dini

Pernikahan Dini

Ucapan Eyang Soeroso sedikitnya mempengaruhi pikirannya. "Umm, kamu tadi salah makan apaan? kebanyakan cabe nih makannya agak pedes omongan nya," sindir Dina yang biasanya dirinya lah yang kerap mengucapkan kalimat pedas. Alih-alih menjawab sindiran Dina kini Dodit malah menempelkan bibirnya dengan bibir istrinya itu. Awalnya ia hanya ingin mengecup agar mengalihkan pembicaraan yang tak mengenakan hatinya tetapi arus setrum efek dari ciuman itu memporak-porandakan akal logikanya. Tangannya pun sudah tak bisa dikondisikan untuk membuka kemasan buah salak kembar milik istrinya.
1027.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 778 kali sebagai sindiran pedas kata kata pamer
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Kirana meletakkan ponsel sejenak, menatap keluar jendela kafe, lalu tersenyum nakal: > "Apa kabar Sita yang cantik itu? Pasti lebih cocok di hati ya? Kan sama-sama perokok 😝" Bumi hanya bisa tertawa terbahak, membayangkan keluguan dan kelucuannya: > "🤣🤣🤣" Kirana mengangkat ponselnya kembali, mengetik cepat sambil menahan tawa: > "Ya sudah, ganti saja dengan kesempatan jadi Dyah Pitaloka. Pokoknya harus 😝😝"
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai sindiran pedas kata kata pamer
Baca
+Pustaka
Istri Seksi Tetangga Sebelah

Istri Seksi Tetangga Sebelah

Dicium pipinya saja, ia sampai sakit thypes, bagaimana kalau cium yang lain? Astaghfirulloh, Sya! "Duh, kalau lagi inget Hani, ampe lupa ada orang tua tampan di depan mata," sindir Didin sambil mencebik. "Ngapah harus pakai kata tampan lagi setelah kata tua? Apa gak cukup dibilang tampan sama Teh Laila? Butuh pengakuan dari yang lain juga?" Syamil begitu puas setelH meledek Didin. Keduanya tertawa hingga suara tawanya terdengar sampai ke luar.
9.9128.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai sindiran pedas kata kata pamer
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Van_Ok💜
ASSSSSEEEEKKKK ,,TETEH ADA YG BARU... MANTAPS ... CERITA TETEH MAH KEREN SEMUA ,,SELALU SUKA AMA KARYA TETEH,,PASTI MENGHIBUR KARENA GENRE KOMEDI ROMANTISNYA G PERNAH KETINGGALAN JADI SELALU BIKIN CERITA TETEH BERWARNA DAN BEDA AMA PENULIS YG LAIN... MANGATSS TRUS BERKARYA TEH,,BORAHAE......
Landong Herjunno
Wih, cerita yg susah untuk diceritain ..., ini cerita terbaik yg pernah saya baca. Pernah terjadi dlm hidup saya dan di Bandung jg, cm bedanya wanita itu hamilnya bukan dari awal saya ketemu dia, melainkan saat dia akhirnya pindah dr kosnya dan sampai detik ini saya ga pernah bisa temuin lagi dimana.
Baca Semua Ulasan
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Nadanya terdengar ramah, tetapi senyum sinis di ujung bibirnya membuat kata-kata itu lebih mirip hinaan terselubung. Ted ikut menimpali, suaranya kaku seperti aktor murahan membaca naskah drama sekolah. "Benar. Kami sungguh senang... benar-benar senang atas kesuksesanmu." Peter tersenyum tipis, senyum yang lebih menakutkan daripada tatapan marah. "Oh, keluarga yang pernah dekat. Aku masih ingat jelas bagaimana 'kedekatan' itu berakhir dengan sangat... dramatis."
1046.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sindiran pedas kata kata pamer
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Sela Senja "Oh iya gue kan harus ngisi acara ya. Gimana dong nggak ada persiapa apa apa nih gue." "Santuy Kas, ibaratnya nih lu lihat motor mogok aja bakal jadi puisi wkwk." Kata Sedia yang disambut dengan tawa Senja. "Nah iya juga sih. Tapi di, ngga tau kenapa tiap gue lihat muka lu yg ada manipulasi."
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai sindiran pedas kata kata pamer
Baca
+Pustaka
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

sindirnya, membuatku semakin jengkel. "Kamu menikmati dan nyaman lihat wanita dengan tampilan minimalis tadi. Sedangkan aku? Ngelirik saja, nggak? Ya, memang aku kurang seksi, kok," sindirku. malam ini sepertinya hanya akan ada sindiran-sindiran di sepanjang perjalanan kami. Dia terkekeh, "Apa, sih, Bell. Udah sholat isya' belum? Sepertinya kamu butuh sholat, biar nggak emosi."
1065.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai sindiran pedas kata kata pamer
Baca
+Pustaka
Dihina Pengangguran Tak Berdaya, Ternyata Suamiku Kaya Raya

Dihina Pengangguran Tak Berdaya, Ternyata Suamiku Kaya Raya

Cibir Sandy yang terkenal dengan mulut pedasnya. "Apa itu benar? Kamu gunakan uang kami cuma buat bersenang-senang. Kamu tahu gak sih, ibu ngutang sana sini, aku bohong sama bapak buat minta duit. Aku bahkan nyolong perhiasan kakakku!" Raung Sita tidak percaya. Pria di hadapannya tega melakukan semua itu padanya.
1056.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sindiran pedas kata kata pamer
Baca
+Pustaka
White Rose Petal

White Rose Petal

“TIDAAAAAAKKKKKKKKKKK” PLAAKKKKK “DIAM KAU!!!” “DIAM ATAU KUGARAP KAU DISINI BOCAAHH!!” “Jangan kau tutupi manis, kami akan segera memilikimu, merasakanmu!” “Pam- an, Pa- paman Skandar, tol-ong Charisa ...” “BOCAH IDIOTT! AKU BILANG JANGAN KAU TUTUPI!” “Pahanya mulus sekali, membuatku ingin merasakanmu ... Tubuhmu sangat harum, sayang.”
1030.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 813 kali sebagai sindiran pedas kata kata pamer
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
amandaayla
Huuuuua kakak, ceritanya totally bikin orang yang membacanya terbawa emosi😭😭 Bahasa yang kakak pakai juga enak di baca bikin nambah emosi pembaca. Aku emosional setiap baca chapter-chapternya. Sumpah buku kakak ini keren banget apalagi pas baca sampai chapter 70 dan diskusi kecilnya-
Eni haerun
apa yg akan dilakukan skandar saat tau klau otak pemerkosaan istri kecilnya adalah adik mantan kekasihnya?. dan bagaimana dgn charisa setelah sadar, apa dia bisa memaafkan skandar. ya tuhan bener2 sedih banget nasib charisa dan skandar😭😭
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status