Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Pura-pura Mati Demi Menipu Uangku

Suamiku Pura-pura Mati Demi Menipu Uangku

Di kehidupan lalu, suamiku tiba-tiba mengalami pendarahan otak dan meninggal. Dia juga meninggalkan sejumlah besar utang. Demi putraku yang masih SMA, aku menjual rumah yang diwariskan orang tuaku dan bekerja 3 pekerjaan untuk membayar utang. Setelah terlalu banyak bekerja, aku jatuh sakit dan akhirnya masuk rumah sakit. Di samping ranjang pasien, putraku yang sudah diterima di universitas bergengsi malah menelepon dengan gembira. “Halo? Ayah, ini aku. Wanita ini sudah mau mati. Aku ada belikan asuransi untuknya. Kita setidaknya bisa dapat kompensasi 10 miliar. Kamu dan Bibi Susi cepat kembali dari luar negeri.” Bibi Susi yang dimaksudnya adalah teman semasa kecil dan juga tetangga suamiku. Ternyata, yang disebut utang itu adalah hasil pencucian uang dalam jumlah besar yang dilakukan suamiku dan kekasih gelapnya. Demi menutupinya, mereka membuat pembukuan palsu, bahkan berpura-pura mati untuk menghindari tanggung jawab hukum. Sementara itu, demi menjadi anak orang kaya, putraku membiarkanku mati karena kelelahan. Saat membuka kembali mataku, aku sudah kembali ke hari di mana suamiku berpura-pura mati.
Baca
Tambahkan
Istri Gendut: Kesempatan Kedua Dengan CEO Lumpuh

Istri Gendut: Kesempatan Kedua Dengan CEO Lumpuh

"Apa kamu begitu terkejut mendapati hubunganku dengan suamimu?" Vina meledek Yuna yang merupakan sahabat baiknya. "Kamu mengalami serangan jantung, hingga membuat tubuhmu lumpuh." "Wanita murahan!" maki Yuna lagi-lagi dalam hati. “Aku tidak menyangka, efek obat itu hanya butuh waktu lima tahun,” ungkap Ryan, suaminya Yuna. Tanpa belas kasihan Ryan lantas membunuh Yuna, dibantu oleh Vina, selingkuhan, sekaligus sahabat baik Yuna Untunglah Yuna selamat dari kematian. Akan tetapi saat terbangun, Yuna menyadari dirinya berada di masa lalu, sebelum ia menikah dengan tubuh yang masih langsing. Nasib baik seolah berpihak, memberinya kesempatan untuk memperbaiki masa depan. Kini, Yuna lebih berhati-hati dengan Ryan dan Vina. Hingga ia yang saat itu berstatus seorang dokter bertemu dengan pasien yang mengalami kelumpuhan. Jason Abraham, seorang CEO tempat Ryan dan Vina bekerja. Tanpa diduga Jason menawarkan sebuah perjanjian pada Yuna untuk menjadi dokter pribadinya. Tentu saja Yuna menerimanya, demi melancarkan aksinya menuntut balas pada Ryan dan Vina. Seiring berjalanan waktu, kebersamaan CEO tampan dengan dokter pribadinya itu menumbuhkan benih-benih cinta. Hingga Ryan dan Vina merasa cemburu dengan kedekatan mereka. Bagaimana kelanjutan pembalasan dendam Yuna dan perjalanan cintanya dengan Jason?
Rumah Tangga
1020.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Penyesalanku

Penyesalanku

Sinopsis "Uma!" seruku lantang, memanggil nama mantan istriku yang nampak tergesa-gesa itu. Uma berhenti sejenak, dan menoleh kearahku. "Maaf, ada yang bisa saya bantu?" ucapnya formal. Seolah kami tidak pernah saling kenal. "Apa kabarmu?" tanyaku basa-basi. "Oh, baik, saya baik-baik saja," jawabnya canggung. Tatap matanya datar, tak ada keramahan di sana. "Anak-anak ---" Belum sempat kuselesaikan ucapanku, Uma sudah memotongnya. "Maaf saya buru-buru, Pak. Ada pasien yang mengalami pendarahan, yang harus segera mendapat tindakan." Uma segera berlalu dan meninggalkan aku begitu saja. Uma pasti malas menjawab pertanyaan basa basiku, karena setelah bercerai, kami benar-benar putus komunikasi. Tak ada lagi nafkah untuk anak-anak, atau perhatian sebagai ayah. Bahkan sekedar bertanya kabaar pun, tak pernah kulakukan. Aku sudah menelantarkan mereka. Melihat Uma yang sekarang membuatku dilanda penyesalan. Wanita yang dulu rela meninggalkan profesinya demi sepenuhnya mengabdi kepada-ku itu, kini bertransformasi menjadi wanita karier yang sukses. Tak ada lagi wanita lemah yang hanya bisa menangis saat kubentak, yang ada wanita berwibawa yang membuat lawan bicaranya bersikap hormat. Dulu kutinggalkan dia dalam keadaan hamil tua anak kedua kami. Bahkan saat melahirkan aku tak menemaninya. Apa kabar anakku sekarang? Seperti apa rupanya? Jujur aku penasaran, sejak dia lahir aku tak pernah menengoknya. Ingin rasanya aku menjumpai dan memeluk mereka bertiga, melampiaskan rindu yang tiba-tiba hadir. Akankah mereka bisa memaafkan dan menerimaku? Penyesalan itu kian menyiksa, mana kala pernikahan ketigaku tak bahagia. Apakah ini karma, karena telah menelantarkan Uma dan anak-anakku? Sejak bercerai dengan Uma, aku tak pernah menemukan wanita sebaik dia. Andai waktu bisa diulang, aku ingin tetap bersama.
Rumah Tangga
1022.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status