Sad Boy
Marco terhenyak, sekian lama bermusuhan dengan Bryan baru kali ini terdengar nada serius dan sedikit khawatir.
"Dia baik-baik saja, hanya beberape karyawannya yang mengalami luka ringan. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," balas Marco tetap fokus membawa mobil.
"Syukurlah," batin Nalan bernafas lega. Entah kenapa ia merasakan firasat tak enak pada Bryan? Padahal, kebenciannya masih ada, tapi sebagian lagi merasa sedih. Mungkinkah, Nalan sudah bisa memaafkannya?
Bab Populer