Menantu Bintang Lima
"Sa---Saya … Mir---Mirah, saya … Ah, sorry. Mungkin aku memang akan terus gagal. Mungkin aku nggak akan pernah berhasil mendapatkan Mas Arfen. Kamu, kamu … Hahahaha, kamu harus tahu Mirah, kalau aku nggak bisa mendapatkan Mas Arfen maka takkan ada seorang pun yang akan mendapatkan dia. Ingat itu! Hahahaha, selamat datang di keabadian, Mirah!"
Brilliant berlari masuk kamar dan dengan sigap meringkus Mourin. Bella menelepon polisi sambil membungkam mulut Mourin dengan lakban dan Mommy menelepon Dokter Nafsin. Sementara itu, aku mati-matian menahan sakit akibat kontraksi. Aku merasa kepala Baby Twins sudah di ambang pintu keluar. Sensasi mengejan sungguh membuatku ingin mengerahkan seluruh keku
Hot Chapters